Tabrakan Beruntun Depan Terminal Dhaksinarga, Satu Tewas
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.
Ilustrasi./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul memastikan mayoritas hasil sampel pengujian antraks negatif. Pasalnya, dari 48 pengujian hanya tiga sampel yang dinyatakan positif.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengambilan puluhan sampel terkait dengan pencegahan penyebaran antraks. Total ada 48 uji sampel yang dikirim ke Balai Besar Veteriner Wates. “Mayoritas negatif karena 45 sampel yang dikirim dan telah melalui uji laboratorium hasilnya tidak terdapat bakteri antraks,” kata Bambang kepada wartawan, Kamis (20/6/2018).
Menurut dia, tiga sampel yang positif antraks kesemuanya berasal dari sampel tanah di Dusun Grogol IV, Desa Bejiharjo, Karangmojo. Adapun sampel yang diambil berupa tanah karena untuk daging sapi yang mati mendadak tidak lagi ditemukan. “Dari sampel tanah ini akan ketahuan apakah mengandung antraks atau tidak,” tuturnya.
Bambang menegaskan, berdasarkan hasil pengujian sampel dipasatikan kasus antraks hanya ditemukan di sekitaran dusun Grogol IV, Desa Bejiharjo. Sementara itu, di daerah lain masih belum terpapar penyakit tersebut. “Masih di Grogol IV dan harapannya tidak menyebar ke daerah lain,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk antisipasi, dinas pertanian dan pangan sudah melakukan penyutikan antibiotik terhadap ratusan hewan ternak. Setelah penyuntikan ini, akan dilanjutkan pemberian vaksin atraks. Namun demikian, kata Bambang, pemberian vaksin tidak serta merta dilakukan karena sebelum penyuntikan harus dipastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat.
Pasalnya, jika hewan yang diberikan vaksin dalam kondisi tidak sehat, maka dapat berdampak terhadap matinya hewan yang disuntik. “Makanya kami terus lakukan sosialisasi ke masyarakat terkait dengan dampak pemberian vaksin. Selain itu, kami juga telah mengirimkan puluhan tenaga untuk mengikuti pelatihan penyutikan vaksin yang benar di BB Veteriner Wates,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.