Advertisement
Kota Jogja Menolak Penambahan Kuota Jalur Prestasi PPDB
Ilustrasi PPDB. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi merevisi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi, dari yang sebelumnya 5% diperluas hingga 15% pada Jumat (21/6/2019).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Budi Asrori, menanggapi negatif hal ini. Menurutnya, untuk Kota Jogja, kuota jalur prestasi 5% sudah baik dan tidak perlu ditambahi lagi. "Kalau ditambahi, terus mau mengurangi yang mana?" Katanya pada Harianjogja.com, Sabtu (22/6/2019)
Advertisement
Menurutnya, di Jogja tidak ditemukan banyak persoalan terkait PPDB kali ini. "PPDB yang kami laksanakan dengan Perwal 23/2019 sudah tidak ada masalah, mudah mudahan bisa berjalan lancar," ungkapnya.
Saat ditanya apakah akan menerapkan kebijakan dari menteri ini, menurutnya Kota Jogja tidak perlu menambah kuota jalur prestasi. "Kalau dari pak menteri, 15 persen itu kan maksimal."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Berduka Setelah Tiga Pejabat Tinggi Tewas dalam Dua Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran, Kapasitas KAI Bandara Jogja Naik Jadi 275 Ribu Kursi
- Warga Wirobrajan Terima THR dari Tabungan Bank Sampah
- Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
- Polisi Endus Unsur Pidana dalam Kasus Laka Pembalap Aldi Satya
- Dinkes Kota Jogja Siapkan Tiga Pos Kesehatan di Kawasan Malioboro
Advertisement
Advertisement








