Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi merevisi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi, dari yang sebelumnya 5% diperluas hingga 15% pada Jumat (21/6/2019).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Budi Asrori, menanggapi negatif hal ini. Menurutnya, untuk Kota Jogja, kuota jalur prestasi 5% sudah baik dan tidak perlu ditambahi lagi. "Kalau ditambahi, terus mau mengurangi yang mana?" Katanya pada Harianjogja.com, Sabtu (22/6/2019)
Menurutnya, di Jogja tidak ditemukan banyak persoalan terkait PPDB kali ini. "PPDB yang kami laksanakan dengan Perwal 23/2019 sudah tidak ada masalah, mudah mudahan bisa berjalan lancar," ungkapnya.
Saat ditanya apakah akan menerapkan kebijakan dari menteri ini, menurutnya Kota Jogja tidak perlu menambah kuota jalur prestasi. "Kalau dari pak menteri, 15 persen itu kan maksimal."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.