Advertisement
Kuota PPDB di Sejumlah SMA Negeri di Jogja Tak Terpenuhi, Jangan Khawatir, Ini Solusinya
Ilustrasi PPDB. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Ketua Panitia PPDB DIY 2019 jenjang SMA/K, Didik Wardaya mengatakan, sekolah tidak perlu khawatir akan kekurangan siswa dalam sistem PPDB.
Karena bagi sekolah yang kuotanya belum terisi penuh, akan 'dicarikan siswa' oleh sistem. Siswa tersebut juga diutamakan berasal dari zona satu sekolah. Bahkan siswa yang akan ditempatkan sistem untuk di sekolah tersebut, bisa pula dimungkinkan siswa yang tidak pernah mendaftar ke sekolah itu. Namun ia tercatat dalam sistem belum diterima di sekolah negeri manapun.
Advertisement
"Kalau siswa itu tidak mau, ada cadangan [nama-nama siswa lainnya] dalam sistem. Nama siswa bisa dilihat di laman jejaring PPDB," ujarnya.
Ia menyebutkan, sejumlah sekolah yang belum terpenuhi kuotanya antara lain SMA N 1 Temon, Kulonprogo. Dari kuota 36 baru terisi sekitar 18 orang. SMA N 1 Tanjungsari, Gunungkidul kelas reguler [non KKO], SMA N 1 Tempel, Sleman, sejumlah SMK dan SMA N 1 Cangkringan.
BACA JUGA
"SMA N 1 Cangkringan kurang sekitar tujuh anak. Tapi di sana juga akan diisi oleh siswa dari program kerjasama berasal dari Papua, sebanyak enam anak," tuturnya.
Menurut Didik, secara umum tahapan PPDB berlangsung lancar. Dari sistem juga diketahui, sebaran input siswa ke setiap sekolah menjadi lebih merata, termasuk di sekolah wilayah pinggiran. Namun Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY) tetap mengevaluasi sistem.
"Kalau saat ini, sistem masih mencari sekolah yang kuotanya belum terpenuhi," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Berduka Setelah Tiga Pejabat Tinggi Tewas dalam Dua Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea dan Pantai Ndrini 18 Maret 2026
- Libur Lebaran, Kapasitas KAI Bandara Jogja Naik Jadi 275 Ribu Kursi
- Warga Wirobrajan Terima THR dari Tabungan Bank Sampah
- Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
- Polisi Endus Unsur Pidana dalam Kasus Laka Pembalap Aldi Satya
Advertisement
Advertisement








