Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./ Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, SLEMAN – Untuk melancarkan kegiatan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada September 2020, Komisi Pilihan Umum (KPU) mengajukan dana Rp42 miliar.
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan berbagai kebutuhan saat Pilkada 2020 nanti. Di antaranya adalah biaya sosialisasi, bimbingan teknis serta biaya kebutuhan lainnya seperti kotak suara.
“Selain itu jumlah segitu juga kami gunakan untuk honor para ad hoc PPK, PPS, hingga KPPS. Soalnya kami harus memberikan honor yang setara dengan beban kerja mereka dan menurut honor juga berpengaruh terhadap kerja mereka,” katanya ketika dihubungi Harianjogja.com pada Rabu (26/6/2019).
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi lanjut kepada Pemda untuk mencairkan dana tersebut. Nantinya Pemda juga akan mendapatkan penjelasan serta rincian dari pengajuan dana Pilkada yang dilakukan oleh pihak KPU Sleman.
Pengajuan dana ini memang lebih banyak dibandingkam dari pengajuan dana anggaran Pilkada pada 2015 lalu. Menurut Trapsi pada 2015 lalu pihaknya mendapatkan anggaran sebesar 24 miliar dari APBD setempat.
Menurutnya hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pengadaan kotak suara baru. “Tahun 2015 kan nggak ada pengadaan untuk kotak suara, sekarang kita ajukan untuk pengadaan kotak suara tersebut. Jadi semua bahan yang diperlukan adalah bahan baru semua bukan dari bekas Pilpres kemarin,” Jelasnya.
“Sejauh ini kami masih menunggu PKPU dari KPU RI terkait dengan tahapan serta jadwal Pilkada dan yang lain-lainnya, sampai dengan hari ini kan hal tersebut masih diuji publik. Semoga pada September 2020 nanti Pilkada berjalan lancar dan aman,” tutup Trapsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Calvin Verdonk menyebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal berharga Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Jadwal SIM Gunungkidul Selasa 6 Oktober 2026 di Balai Kalurahan Wiladeg. Selain layanan itu ada SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Prabowo menyerahkan urusan bonus Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026 kepada PSSI dan memuji perjuangan skuad Garuda.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Gempa M 4,6 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Selasa dini hari. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami dan mengingatkan mitigasi.