PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Asuransi Meningkat Tajam
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./ Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, SLEMAN – Untuk melancarkan kegiatan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada September 2020, Komisi Pilihan Umum (KPU) mengajukan dana Rp42 miliar.
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan berbagai kebutuhan saat Pilkada 2020 nanti. Di antaranya adalah biaya sosialisasi, bimbingan teknis serta biaya kebutuhan lainnya seperti kotak suara.
“Selain itu jumlah segitu juga kami gunakan untuk honor para ad hoc PPK, PPS, hingga KPPS. Soalnya kami harus memberikan honor yang setara dengan beban kerja mereka dan menurut honor juga berpengaruh terhadap kerja mereka,” katanya ketika dihubungi Harianjogja.com pada Rabu (26/6/2019).
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi lanjut kepada Pemda untuk mencairkan dana tersebut. Nantinya Pemda juga akan mendapatkan penjelasan serta rincian dari pengajuan dana Pilkada yang dilakukan oleh pihak KPU Sleman.
Pengajuan dana ini memang lebih banyak dibandingkam dari pengajuan dana anggaran Pilkada pada 2015 lalu. Menurut Trapsi pada 2015 lalu pihaknya mendapatkan anggaran sebesar 24 miliar dari APBD setempat.
Menurutnya hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pengadaan kotak suara baru. “Tahun 2015 kan nggak ada pengadaan untuk kotak suara, sekarang kita ajukan untuk pengadaan kotak suara tersebut. Jadi semua bahan yang diperlukan adalah bahan baru semua bukan dari bekas Pilpres kemarin,” Jelasnya.
“Sejauh ini kami masih menunggu PKPU dari KPU RI terkait dengan tahapan serta jadwal Pilkada dan yang lain-lainnya, sampai dengan hari ini kan hal tersebut masih diuji publik. Semoga pada September 2020 nanti Pilkada berjalan lancar dan aman,” tutup Trapsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap Palur-Yogyakarta dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur dan tarif Rp8.000.
Sopir taksi online berinisial ARA ditahan setelah dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap penumpang perempuan di Jakarta Barat.
Nusron Wahid menyebut integrasi data dan percepatan pelayanan pertanahan dapat mempersempit celah mafia tanah.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan Wi-Fi gratis di 33 stasiun dengan kecepatan hingga 400 Mbps. Simak daftar stasiun yang mendapat fasilitas