Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Antrean wali murid calon siswa baru dalam pelaksanaan PPDB di SMP N 2 Wates, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Senin (1/7/2019). /Harian Jogja- Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, WATES--Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sejumlah SMP Negeri di Kulonprogo pada Senin (1/7/2019) diwarnai sejumlah masalah. Mulai dari adanya wali murid calon siswa yang belum memahami tata cara mendaftar hingga sulitnya mengakses sistem pendaftaran online.
Peristiwa ini terjadi di SMP N 2 Wates, Kecamatan Wates dan SMP N 1 Galur, Kecamatan Galur. Kepala SMP N 2 Wates Kulonprogo Turismiyati mengatakan pada hari pertama PPDB, terdapat sejumlah calon wali murid yang masih kebingungan ihwal teknis pendaftaran di sekolah yang menampung sebanyak 128 calon siswa baru itu.
Rata-rata para wali murid ini, belum memahami berkas apa yang harus dibawa dalam mendaftarkan anak maupun kerabat mereka. "Mereka juga masih kebingungan soal pendaftaran online, ada yang tanya harus ambil token atau tidak. Tapi jumlahnya tidak banyak, lebih banyak yang sudah paham," kata dia Senin pagi.
Pihak sekolah lanjutnya, sudah mengantisipasi peristiwa seperti ini dengan cara memasang pengumuman berisi teknis pendaftaran PPDB. Pengumuman tersebut terpasang di dekat loket pendaftaran SMP tersebut.
Demi kelancaran PPDB, sekolah yang membuka jalur zonasi 1 untuk siswa dari Kecamatan Wates dan Panjatan ini telah menyiapkan enam petugas di tiga loket. Masing-masing di loket penyerahan berkas putri, putra dan loket pengembalian bukti penyerahan berkas. Sementara untuk sistem pendaftaran online, dibantu oleh pengurus OSIS. Mereka bertugas hingga hasil PPDB diumumkan pada Kamis mendatang.
Sementara itu, di SMP N 1 Galur, pihak sekolah terpaksa membuka loket layanan pendaftaran online untuk membantu wali murid yang belum mendaftar via daring itu. Ini terjadi lantaran, sistem tersebut sempat mengalami masalah.
Kepala SMP N 1 Galur Kulonprogo Sugeng Widadi mengatakan sistem pendaftaran online di website kulonprogo.siap-ppdb.com sempat tidak bisa diakses sejak Minggu (30/6/2019) malam. Pendaftaran baru bisa dilakukan pada Senin (1/7/2019) pagi. "Dari informasi wali murid yang mendaftar online, baru bisa dilakukan tadi pagi sekitar jam 04.00 WIB," katanya.
Akibatnya banyak wali murid yang hendak mendaftarkan anak atau kerabatnya ke SMP N 1 Galur tidak membawa berkas pendaftaran online. Kondisi ini menimbulkan antrean panjang. Sebab selain wali murid yang tinggal mengurus berkas verifikasi, pihak sekolah juga harus melayani wali murid yang belum mendaftar online.
"Memang sampai penuh, jadinya kami menyediakan dua loket, pertama loket bantuan layanan untuk siswa yang belum mendaftar online, dan loket selanjutnya untuk verifikasi bagi siswa yang sudah daftar," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.