PPDB SMP di Kulonprogo Diwarnai Sejumlah Kendala

Antrean wali murid calon siswa baru dalam pelaksanaan PPDB di SMP N 2 Wates, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Senin (1/7/2019). - Harian Jogja/ Jalu Rahman Dewantara.
02 Juli 2019 21:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sejumlah SMP Negeri di Kulonprogo pada Senin (1/7/2019) diwarnai sejumlah masalah. Mulai dari adanya wali murid calon siswa yang belum memahami tata cara mendaftar hingga sulitnya mengakses sistem pendaftaran online.

Peristiwa ini terjadi di SMP N 2 Wates, Kecamatan Wates dan SMP N 1 Galur, Kecamatan Galur. Kepala SMP N 2 Wates Kulonprogo Turismiyati mengatakan pada hari pertama PPDB, terdapat sejumlah calon wali murid yang masih kebingungan ihwal teknis pendaftaran di sekolah yang menampung sebanyak 128 calon siswa baru itu.

Rata-rata para wali murid ini, belum memahami berkas apa yang harus dibawa dalam mendaftarkan anak maupun kerabat mereka. "Mereka juga masih kebingungan soal pendaftaran online, ada yang tanya harus ambil token atau tidak. Tapi jumlahnya tidak banyak, lebih banyak yang sudah paham," kata dia Senin pagi.

Pihak sekolah lanjutnya, sudah mengantisipasi peristiwa seperti ini dengan cara memasang pengumuman berisi teknis pendaftaran PPDB. Pengumuman tersebut terpasang di dekat loket pendaftaran SMP tersebut.

Demi kelancaran PPDB, sekolah yang membuka jalur zonasi 1 untuk siswa dari Kecamatan Wates dan Panjatan ini telah menyiapkan enam petugas di tiga loket.  Masing-masing di loket penyerahan berkas putri, putra dan loket pengembalian bukti penyerahan berkas. Sementara untuk sistem pendaftaran online, dibantu oleh pengurus OSIS. Mereka bertugas hingga hasil PPDB diumumkan pada Kamis mendatang.

Sementara itu, di SMP N 1 Galur, pihak sekolah terpaksa membuka loket layanan  pendaftaran online untuk membantu wali murid yang belum mendaftar via daring itu. Ini terjadi lantaran, sistem tersebut sempat mengalami masalah.

Kepala SMP N 1 Galur Kulonprogo Sugeng Widadi mengatakan sistem pendaftaran online di website kulonprogo.siap-ppdb.com sempat tidak bisa diakses sejak Minggu (30/6/2019) malam. Pendaftaran baru bisa dilakukan pada Senin (1/7/2019) pagi. "Dari informasi wali murid yang mendaftar online, baru bisa dilakukan tadi pagi sekitar jam 04.00 WIB," katanya.

Akibatnya banyak wali murid yang hendak mendaftarkan anak atau kerabatnya ke SMP N 1 Galur tidak membawa berkas pendaftaran online. Kondisi ini menimbulkan antrean panjang. Sebab selain wali murid yang tinggal mengurus berkas verifikasi, pihak sekolah juga harus melayani wali murid yang belum mendaftar online.

"Memang sampai penuh, jadinya kami menyediakan dua loket, pertama loket bantuan layanan untuk siswa yang belum mendaftar online, dan loket selanjutnya untuk verifikasi bagi siswa yang sudah daftar," jelasnya.