Ratusan Pipa Rumah Segera Tersambung ke IPAL

Ilustrasi fasilitas IPAL. - Harian Jogja
05 Juli 2019 21:52 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 350 pipa rumah segera tersambung ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari. Menurut data Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, terdapat 198 pipa sambungan di rusunawa serta sisanya 152 pipa sambungan rumahan (SR) milik warga sekitar.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subariyanta, mengatakan hasil pengolahan IPAL nantinya disalurkan ke Sungai Besole. Ia mengklaim limbah yang disalurkan tidak akan mencemari lingkungan. "Air limbah yang dialirkan sudah diproses di dalam IPAL," ujarnya, Jumat (5/7/2019).

Agus menyatakan panjang pipa yang dibutuhkan untuk mengalirkan IPAL mencapai 1,3 kilometer. Rencananya pembangunan IPAL menggunakan dana APBD 2019 dengan sistem penggantian dan saat ini dalam tahap tender. "Artinya kami ajukan verifikasi terhadap pipa SR supaya dana pembangunan yang memakai APBD diganti dengan dana APBN yang nilainya Rp1,5 miliar," katanya.

Seorang penghuni Rusunawa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Hardi, menyatakan ia tidak mengetahui akan ada pembangunan IPAL. Menurutnya, selama tinggal di rusunawa selama enam bulan belum menemui gangguan soal pembuangan air. "Lancar-lancar saja untuk saat ini," kata dia.