Lampaui Target, Transaksi PPD Sleman Tembus Rp2,8 Miliar

Bupati Sleman Sri Purnomo Dan Kepala Dinas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani (dua dari kiri) saat pembukaaan Pameran Potensi Daerah Kabupaten Sleman tahun 2019 yang berlangsung 6-15 Juli 2019 bertempat di area parkir utara Lapangan Denggung. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
16 Juli 2019 01:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pameran Potensi Daerah Kabupaten Sleman tahun 2019 yang berlangsung 6-15 Juli 2019 resmi ditutup. Acara yang mengambil tempat di area parkir utara Lapangan Denggung itu berhasil menembus angka transaksi sebesar Rp2,8 miliar dari target semula sebesar Rp2,5 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani mengatakan bahwa pelaksanaan PPD tahun ini melebihi omzet yang ditargetkan. “Omzet PPD tahun lalu sebesar Rp2,1 miliar dan tahun ini Alhamdulillah meningkat,” kata Endah, Senin (15/7/2019).

Tri Endah menjelaskan, bahwa capaian tersebut dikarenakan banyaknya pengunjung yang hadir tahun ini. Pengunjung tercatat mencapai 82.080 orang atau hampir dua kali lipat dari tahun lalu yaitu sebanyak 45.000 orang.

“Ini bukan suatu kebetulan, namun kami sudah melakukan publikasi jauh hari sebelumnya dan pelaksanaannya bertepatan dengan hari libur anak sekolah,” ungkap Endah.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mengatakan PPD tersebut merupakan bagian dari upaya untuk semakin meningkatkan dinamika perekonomian masyarakat Sleman.

“Selain itu pameran ini menjadi sarana agar masyarakat semakin mencintai produk lokal sekaligus kecintaan terhadap budaya daerah,” kata Muslimatun.
             
Muslimatun mengatakan, penyelenggaraan pameran tersebut dapat dijadikan sebagai masukan bagi peserta pameran, terutama para pengusaha UMKM baru agar termotivasi untuk lebih mengembangkan usahanya.

“Transaksi penjualan maupun pemesanan produk dalam pameran ini tentunya patut disyukuri karena merupakan bukti bahwa penyelenggaraan PPD ini mendapat respon positif dari masyarakat,” tutup Muslimatun.