30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi uang. /Bisnis- Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul akan memperjuangkan usulan Paguyuban Camat se-Bantul yang meminta tambahan anggaran perbaikan layanan di setiap kecamatan. Usulan tersebut akan dibahas dalam Anggaran Perubahan 2019.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Bantul, Heru Sudibyo mengatakan usulan tambahan anggaran bagi camat itu disampaikan dalam rapat komisi, beberapa waktu lalu, agar dimasukkan dalam APBD Perubahan. Usulan yang diminta Rp30 juta untuk setiap kecamatan. Total di Bantul ada 17 kecamatan.
Rencananya anggaran Rp30 juta tersebut akan digunakan untuk memperbaiki ruang pelayanan dan halaman depan kecamatan, menambah ruang baca, dan tempat mengisi daya ponsel pengunjung. Heru mengatakan, usulan tersebut cukup bagus dan perlu diperjuangkan.
“Kami mendukung usulan itu karena demi kenyamanan warga saat mengakses pelayanan di kantor kecamatan,” kata Heru, saat ditemui di DPRD Bantul, Kamis (18/7/2019).
“Kami akan perjuangkan di APBD Perubahan,” kata dia.
Selain usulan camat, Komisi A juga akan memperjuangkan usulan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dusdukcapil) Bantul untuk mencari tempat pelayanan. Kondisi ruang pelayanan administrasi kependudukan yang terjadi di Disdukcapil saat ini terjadi penumpukan. Bahkan antrean masyarakat hingga luar kantor pelayanan sehingga kurang nyaman untuk masyarakat.
Menurut dia, pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu pelayanan dasar masyarakat sehingga harus mendapat perioritas dan kenyamanan bagi masyarakat. Politikus Partai Golkar ini mendukung Disdukcapil untuk mencari lahan lain yang lebih representatif. Namun karena pengadaan lahan butuh waktu lama sehingga tidak memungkinkan dianggarkan lewat APBD Perubahan.
“Paling tidak, lewat APBD perubahan desainnya sudah bisa digarap, yang kebutuhan anggarannya tidak terlalu besar. Paling sekitar Rp40 juta untuk DED [detail desain engineering],” ucapnya.
Ketua Paguyuban Camat se-Bantul, Susanto membenarkan usulan penambahan anggaran untuk 17 kecamatan dan sudah ia sampaikan lewat komisi A DPRD Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Rocky Gerung menjelaskan alasannya bergabung sebagai Wantimpres Prabowo dan menegaskan sikap kritisnya terhadap arah kebijakan pemerintah.