Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ilustrasi uang. /Bisnis- Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul akan memperjuangkan usulan Paguyuban Camat se-Bantul yang meminta tambahan anggaran perbaikan layanan di setiap kecamatan. Usulan tersebut akan dibahas dalam Anggaran Perubahan 2019.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Bantul, Heru Sudibyo mengatakan usulan tambahan anggaran bagi camat itu disampaikan dalam rapat komisi, beberapa waktu lalu, agar dimasukkan dalam APBD Perubahan. Usulan yang diminta Rp30 juta untuk setiap kecamatan. Total di Bantul ada 17 kecamatan.
Rencananya anggaran Rp30 juta tersebut akan digunakan untuk memperbaiki ruang pelayanan dan halaman depan kecamatan, menambah ruang baca, dan tempat mengisi daya ponsel pengunjung. Heru mengatakan, usulan tersebut cukup bagus dan perlu diperjuangkan.
“Kami mendukung usulan itu karena demi kenyamanan warga saat mengakses pelayanan di kantor kecamatan,” kata Heru, saat ditemui di DPRD Bantul, Kamis (18/7/2019).
“Kami akan perjuangkan di APBD Perubahan,” kata dia.
Selain usulan camat, Komisi A juga akan memperjuangkan usulan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dusdukcapil) Bantul untuk mencari tempat pelayanan. Kondisi ruang pelayanan administrasi kependudukan yang terjadi di Disdukcapil saat ini terjadi penumpukan. Bahkan antrean masyarakat hingga luar kantor pelayanan sehingga kurang nyaman untuk masyarakat.
Menurut dia, pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu pelayanan dasar masyarakat sehingga harus mendapat perioritas dan kenyamanan bagi masyarakat. Politikus Partai Golkar ini mendukung Disdukcapil untuk mencari lahan lain yang lebih representatif. Namun karena pengadaan lahan butuh waktu lama sehingga tidak memungkinkan dianggarkan lewat APBD Perubahan.
“Paling tidak, lewat APBD perubahan desainnya sudah bisa digarap, yang kebutuhan anggarannya tidak terlalu besar. Paling sekitar Rp40 juta untuk DED [detail desain engineering],” ucapnya.
Ketua Paguyuban Camat se-Bantul, Susanto membenarkan usulan penambahan anggaran untuk 17 kecamatan dan sudah ia sampaikan lewat komisi A DPRD Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.
Kemenhaj menyerap masukan jemaah umrah asal Jawa Timur untuk mengevaluasi layanan haji 2027, termasuk kesiapan petugas dan perubahan sistem pelayanan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk diskon transportasi Nataru 2026/2027. Simak skema diskon pesawat, kereta, kapal, dan ASDP.