SMK Kelautan Gunungkidul Diusulkan Pindah karena Langganan Banjir
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Ilustrasi Raperda./ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota DPRD bersama Bupati Gunungkidul menyepakati rancangan APBD Perubahan 2019 menjadi peraturan daerah (perda). Pembahasan anggaran ini terhitung cepat karena draf diberikan pada Jumat (19/7/2019) dan pada Senin (22/7/2019) telah disepakati bersama.
Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, mengatakan pembahasan APBD-P 2019 berlangsung cepat karena kurang dari seminggu sejak nota pengantar diserahkan, rancangan sudah bisa disahkan. “Jumat diserahkan dan langsung kami bahas dilanjutkan pandangan umum fraksi. Kemudian pada Senin rancangan sudah bisa ditetapkan,” kata Demas kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).
Dia menjelaskan cepatnya pembahasan APBD-P 2019 karena hanya memindahkan program kegiatan yang gagal terlaksana di APBD-P 2018. Oleh karena itu dalam waktu singkat rancangan bisa disepakati bersama. “Di 2018 tidak ada APBD Perubahan karena penyerahan ke Gubernur DIY terlambat. Jadi untuk pembahasan tahun ini hanya memindahkan program yang belum terlaksana di tahun lalu,” kata politikus PDI Perjuangan ini.
Dia menambahkan dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama tentang RAPBD-P 2019 maka Pemkab terhindar sanksi dari Pemda DIY. “Batas akhir penyerahan ke Pemda DIY akhir September, tapi di akhir Juli kami sudah menyelesaikan. Saat ini tinggal menyerahkan untuk dievaluasi,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Handayani, Anton Supriyadi. Menurut dia meski pembahasan berlangsung cepat penetapan sudah sesuai aturan. Sebagai contoh di dalam rapat klarifikasi atas jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi, seluruh fraksi di DPRD Gunungkidul sepakat agar rancangan segera ditetapkan sebagai perda. “Tidak ada masalah karena fraksi sudah sepakat,” kata Anton.
Bupati Gunungkidul Badingah dalam sambutannya mengatakan di dalam APBD-P 2019 pendapatan diproyeksikan sebesar Rp2.129.060.246.893,45. Jumlah ini merupakan akumulasi dari PAD sebesar Rp231.310.359.442,52, dana perimbangan dari pemerintah pusat sebesar Rp1.367.360.517.000, serta pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp530.389.370.450,93.
Untuk sektor belanja diproyeksikan sebesar Rp2.320.974.083.458,61. Alokasi belanja ini merupakan akumulasi dari belanja langsung sebesar Rp1.178.645.262.408,61 dan belanja langsung sebesar Rp1.142.328.821.050.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 23 Juli 2026 digelar di Balai Kalurahan Wiladeg, Karangmojo. Simak lokasi, jam layanan, dan persyaratannya.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Kamis 23 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Jadwal SIM Keliling Sleman Kamis 23 Juli 2026 digelar di MPP. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja Kamis 23 Juli 2026 cerah di seluruh wilayah DIY. Waspadai bediding, dehidrasi, dan risiko kebakaran lahan.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Kalurahan Gilangharjo Pukul 08.00 – 10.00 WIB. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.