Anggaran Infrastruktur Gunungkidul Rp372 Miliar, Jalan Jadi Prioritas
Gunungkidul memproyeksikan anggaran infrastruktur Rp372,28 miliar pada 2027. Rencana mencakup perbaikan jalan, irigasi, dan gedung pelayanan.
Macan dahan/YouTube
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Ploso, Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, dihebohkan kemunculan macan di sekitar bukit yang tak jauh dari perkampungan. Kemunculan predator ini diduga terkait dengan musim kemarau, di mana banyak sumber air yang kering.
Salah seorang warga Dusun Ploso, Sulis, mengatakan dirinya belum melihat penampakan macan secara langsung. Namun di wilayahnya sudah banyak yang melihat penampakan satwa dilindungi tersebut. “Sudah banyak yang melihat dan kabar ini sudah menyebar luas di tengah masyarakat,” katanya kepada wartawan, Rabu (31/7/2019).
Menurut Sulis, penampakan hewan buas itu memunculkan rasa kekhawatiran. Meski demikian, warga yang bertemu memilih menghindar. “Biasanya terlihat saat sore hingga malam hari. Meski berkeliaran, kami tidak ingin memburunya,” katanya.
Berdasarkan cerita, kemunculan harimau dikarenakan keringnya sejumlah sumber air. Oleh karena itu, warga menyiapkan ember berisi air di halaman rumah. “Ini untuk antisipasi. Kami bersyukur meski ada kabar kemunculan macan, tapi hingga sekarang kondisi kampung masih aman,” tutur dia.
Hal senada diungkapkan oleh Noto, warga lain di Dusun Ploso. Menurut dia, selama ini macan bersembunyi di gua-gua yang ada di perbukitan yang tak jauh dari permukiman. “Lokasinya tidak jauh dari pabrik batu. Di sana ada sebuah bukit yang banyak guanya dan dipercaya menjadi tempat persembunyian macan,” kata Noto.
Menurut dia, kabar kemunculan macan ini bukan hal baru dan sudah berlangsung sejak lama. Berdasarkan penuturan warga yang pernah melihat, macan yang muncul tak terlalu besar. “Saya belum melihatnya secara langsung, tapi kabarnya berkeliaran di sekitar bukit,” tuturnya.
Noto menambahkan, meski ada kabar kemunculan macan, warga tetap beraktivitas seperti pergi ke ladang yang lokasinya tidak jauh dari bukit yang dipercaya sebagai tempat persembunyian macan.
Perangkat Desa Sumberwungu, Suyut, mengatakan warga Ploso mempercayai ada sarang tempat persembunyian macan di sekitar permukiman. Kabar ini sudah berlangsung lama dan masyarakat tidak terpengaruh dengan isu ini. “Warga tetap beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul memproyeksikan anggaran infrastruktur Rp372,28 miliar pada 2027. Rencana mencakup perbaikan jalan, irigasi, dan gedung pelayanan.
Villarreal menjamu Espanyol dalam lanjutan La Liga. Tuan rumah mengincar kemenangan ketiga beruntun, sedangkan tim tamu datang dengan tren negatif.
Newell’s Old Boys dikabarkan menyiapkan rencana memulangkan Lionel Messi ke Argentina pada Januari 2027 melalui opsi peminjaman dari Inter Miami.
Fotografer Thailand Wutimet Bunyasirisith meraih gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year 2026 melalui karya panorama aurora borealis di Norwegia.
PHRI DIY mencatat okupansi hotel berbintang 35–45% dan nonbintang 15–25% hingga Oktober 2026, turun 5–10% dibandingkan tahun lalu.
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit sepanjang sembilan bulan pertama 2026.