Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Direktur UPBJJ-UT Yogyakarta Anto Hidayat beserta rombongan saat berkunjung ke Harian Jogja, Kamis (1/8/2019). /Harian Jogja-Nina Atmasari.
Harianjogja.com, JOGJA-- Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) -Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta terus berupaya mengikuti perkembangan teknologi guna mendukung proses belajar mahasiswanya.
Direktur UPBJJ-UT Yogyakarta Anto Hidayat mengungkapkan sejak berdiri pada 1984, UT terus mengembangkan proses belajar jarak jauh mengikuti perkembangan teknologi. Di awal, proses belajar dilakukan melalui korespondensi, beralih ke telepon, televisi, multimedia, kini lebih interaktif melalui media internet.
"Ke depan adalah era digital dengan teknologi yang terus berkembang. ini menjadi tantangan kami untuk mengadopsi teknologi guna mendukung proses belajar," jelasnya, ketika berkunjung ke Harian Jogja, Kamis (1/8/2019).
Kunjungan itu juga diikuti Manajer Bantuan belajar dan Layanan Bahan Ajar, Musiran, Manajer Keuangan dan Umum, Yadi Apriyadi dan Dosen FISIP, Suyatno. Mereka diterima oleh Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo.
Anto menyebutkan saat ini UPBJJ-UT Yogyakarta memiliki sekitar 8.000 mahasiswa. Jumlah itu bertambah rata-rata 1.500 mahasiswa baru di setiap semester. Penerimaan mahasiswa baru dilakukan dua kali setiap tahun.
Ia menjelaskan, UPBJJ-UT Yogyakarta terus memberikan layanan pendidikan tinggi pada masyarakat melalui sistem pendidikan jarak jauh. Tidak seperti perguruan tinggi reguler yang membatasi tahun angkatan lulus calon mahasiswa, UPBJJ-UT Yogyakarta terbuka untuk lulusan SLTA sederajat tanpa batasan tahun kelulusan dan tanpa batasan usia.
Tujuan UPBJJ-UT Yogyakarta, lanjutnya, adalah menjaga dan memfasilitasi proses belajar masyarakat. Mereka menyadari bahwa proses belajar tidak perlu dibatasi. Apalagi berdasarkan data Kemenristekdikti bahwa saat ini baru 34% warga berusia 19-24 tahun di Indonesia yang berpendidikan strata 1.
"Kami ingin mendukung Kemenristekdikti guna mencapai target warga berusia 19-24 tahun di Indonesia yang berpendidikan strata 1 bisa mencapai 50%," jelas Anto.
Atas dasar itulah, pihaknya terus membuka kerjasama dengan berbagai pihak guna menyebarluaskan informasi tentang akses pendidikan jarak jauh di UPBJJ-UT Yogyakarta ini.
Menanggapi pemaparan tersebut, Nugroho Nurcahyo mengungkapkan Harian Jogja juga ikut mendukung upaya Pemerintah untuk memajukan bidang pendidikan. Bentuk dukungan tersebut di antaranya dengan membuka ruang untuk pemaparan ide dan gagasan warga di rubrik opini. "Kami juga bisa memberikan pembelajaran secara langsung melalui program pendidikan jurnalistik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
ISI Jogja menggelar pameran seni bertema Post-Machine Algorithm yang membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia seni.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.