Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi stunting./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA- Salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat yakni menurunkan angka stunting pada balita. Dalam upaya menurunkan stunting ini, Pemkot Jogja akan menggalakkan Program Peningkatan Kualitas Balita (P2KB) yang rencananya akan mulai diterapkan bertahap pada 2020.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jogja, Tri Mardoyo, mengatakan kepada wartawan, Jumat (2/8/2019), stunting atau kekurangan gizi kronis yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tinggi anak, telah menjadi masalah nasional.
Ia menuturkan Indonesia menempati posisi pertama dalam tingginya tingkat kasus stunting di Asia Tenggara. "SDM kita di kancah internasional nomor dua, bukan karena tisak pintar, tapi disebabkan salah satunya masalah stunting," ujarnya.
Di tingkat nasional ia mengatakan prevalansi stunting bayi berada di kisaran 30%. Sedangkan Kota Jogja sendiri sebesar 21%. Disamping itu kasus kematian ibu dan bayi juga mssih cukup tinggi, pada 2018 sebanyak 35 kasus kematian bayi dan empat kasus kematian ibu.
Terkait gizi kurang ia mengatakan pada 2018 prosentasenya sebesar 7,9% lebih tinggi dari target maksimal yakni 5%. Sementara gizi buruk masih lebih rendah dari yang ditargetkan maksimal 1%, di Kota Jogja pada 2018 sebesar 0,85%.
"Lalu gizi lebih target maksimal 2,5 persen, tapi realitasnya masih 3,4 persen. Hal ini juga bisa berdampak pada penyakit generatif, yang bukan hanya berdampak ketika dewasa tapi juga bayi," kata dia.
Maka untuk meminimalisir kasus-kasus tadi, Pemkot menggalakkan P2KB. Meski demikian saat ini program ini masih dalam pembahasan dan baru akan secara bertahap diterapkan pada 2020.
Kasi P2 dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Jogja, Ensang Sri Rahayu, mengatakan malnutrisi juga disebabkan oleh kecacingan. Maka pencegahan kecacingan juga perlu digalakkan sebagai pendukung P2KB.
"Di bulan Agustus ini selain ada pemberian vitamin A juga ada kegiatan Imunisasi anak sekolah yang tahun ini sasarannya kelas satu untuk campak dan kelas lima untuk TD," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
KHL kembali dibahas dalam formula upah minimum 2027. Pemerintah, buruh, dan pengusaha memiliki pendekatan berbeda soal pengupahan.
Radinka Wiratama, 16 tahun, menjadi atlet termuda esports Indonesia di Asian Games 2026 setelah meniti karier profesional sejak usia 15 tahun.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tiffany Young menutup konser Jakarta dengan Into the New World, lagu debut Girls' Generation yang dirilis pada 2007.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.