Advertisement
Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Jumlah kendaraan yang keluar DIY melewati entry tol jalur fungsional Tol Jogja-Solo di Tamanmartani meningkat pada H+3 lebaran. Rekayasa arus lalu lintas bahkan diterapkan untuk memperlancar arus kendaraan yang menuju ke entry tol.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum mengungkapkan arus lalu lintas ke arah pintu masuk fungsional tol di Tamanmartani cukup padat pada H+3 lebaran. Jumlah kendaraan yang masuk via pintu fungsional ini sempat mendekati angka 1.000 kendaraan per jam.
Advertisement
"Padat memang, sudah seribuan yang masuk sampai pukul 13.00 WIB tadi," terang Widya pada Kamis (3/5/2025).
Dibandingkan dengan H+1 dan H+2 lebaran, jumlah kendaraan yang masuk melalui entry tol di Tamanmartani tak dipungkiri Widya lebih banyak pada H+3 lebaran.
BACA JUGA: Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Kembali Jadi Pintu Keluar
"Lebih banyak kalau ini. Karena kemarin-kemarin kan enggak pernah sempat nyentuh angka 1.000, ini nyentuh angka 1.000-an per jamnya," katanya.
Pada pukul 10.00-11.00 WIB jumlah kendaraan keluar dari DIY via entry tol di Tamanmartani menurut catatan Widya mencapai 948 kendaraan. Sementara sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB total kendaraan yang melewati entry tol ini mencapai 5.352 kendaraan.
Sejalan dengan meningkatnya arus lalu lintas ke arah enrty tol di Tamanmartani, rekayasa arus lalu lintas pun diterapkan. Dari Tugu Watu, kendaraan tidak diperbolehkan ke selatan melainkan akan dialihkan ke barat melewati perkampungan.
"Enggak boleh ke selatan, dialihkan belok kiri masuk kampung. Jalannya besar, sudah dikoordinir warga. Belok kiri ke timur, belok kanan tembus di sisi timurnya Simpang Tegalrejo yang dekat entry tol. Tinggal ke kanan sedikit, Simpang Tegalrejo sudah sampai tinggal masuk. Jadi semua masuk dari selatan," ungkapnya.
Sementara itu kendaraan yang ingin masuk entry tol dari arah barat, akan diinstruksikan masuk melintasi bawah konstruksi underpass. Langkah ini diambil agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di Simpang Tegalrejo
Jalur fungsional Tol Jogja-Solo segmen Tamanmartani ini semula diberlakukan searah ke barat untuk mudik. Namun sejak 1 April 2025 lalu, jalur fungsional ini diberlakukan searah ke timur atau ke arah Klaten dan Solo untuk arus balik.
Hanya saja pada Rabu (2/4/2025), jalur fungsional ini sempat dibuka beberapa saat ke arah barat kembali lantaran beban kendaraan yang cukup tinggi di Jl. Jogja-Solo.
"Jadi dari tanggal 1 sudah [diberlakukan untuk arus balik], kemudian tanggal 2 pagi sudah juga, sampai siang. Karena berat sekali beban yang di Jl. Jogja-Solo dibuka, dibalik sebentar beberapa jam," ujarnya.
"Terus sore dari skitar jam setengah lima, sampai jam tujuh malem masuk lagi [ke] arah timur. Sekarang dan seterusnya tetap untuk balik ke timur," imbuhnya.
Menurut hitungan Widya, jalur fungsional sempat kembali diarahkan ke barat sekitar tiga jam pada H+2 lebaran. "Sebentar saja, beberapa jam. Karena di Jl. Jogja-Solo sudah berat bebannya. Sekitar tiga jaman. Dari Zuhur sampai Asar sekitar itu," jelasnya.
Widya mengestimasi puncak arus balik terjadi pada Minggu (6/4/2025). "Prediksi pemerintah kan tanggal 6 kemungkinan, itu hari minggu kan. Meskipun orang libur sampai tanggal 8, tapi prediksi tanggal 6 atau 7, memungkinan besar tanggal 6," tegasnya.
Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto menjelaskan terkait rekayasa arus lalu lintas mengarah ke entry tol di Tamanmartani, kepolisian mengakomodir kendaraan dari arah selatan.
"Jadi semua [kendaraan] dari Raden Ronggo atau Karangnongko tembusnya yang Tegalrejo. Kalau pun toh ada yang dari utara atau timur kita selektif saja," katanya.
Mulyanto menegaskan akses kendaraan dari arah utara ditutup dan tidak diperbolehkan ke selatan. Hal ini lantaran entry tol yang ada hanya muat untuk satu kendaraan masuk. Karenanya kendaraan yang masuk ke entry tol diakomodir dari arah selatan supaya arus lalu lintas bisa lancar.
"Iya kita alihkan, kita tutup yang ke arah entry tol, kita alihkan jadi tidak kami perkenankan ke selatan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Srandakan Bantul Tangkap Pencuri Sepeda Motor
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
Advertisement
Advertisement