Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, GIRISUBO – Seorang mahasiswa asal Bengkulu, Hasbi As Siddiq, 22, tenggelam di kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Girisubo pada Minggu (4/7/2019) petang. Jasad korban ditemukan tim pencarian dar SAR Satlinmas DIY Wilayah I Sadeng pada Senin (5/8/2019) sekitar pukul 06.05 WIB.
Kecelakaan laut yang menyebabkan Hasbi meninggal dunia bermula saat korban bersama kedua temannya bermain di kawasan Pantai Wediombo pada Minggu sore. Setelah puas bermain, dua teman Hasbi pergi ke warung makan tak jauh dari lokasi untuk memesan makanan.
Di saat teman-temannya pergi ke warung, Hasbi tidak meninggalkan lokasi dan malah naik ke atas bebatuan untuk lebih mendekat ke laut. Beberapa saat kemudian, korban tak terlihat lagi sehingga kedua temannya melakukan pencarian dibantu pemilih warung dan akhirnya meminta bantuan ke petugas SAR Satlinmas DIY Wilayah I Sadeng.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, usai mendapatkan laporan, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk pencarian. Namun dikarenakan keterbatasan alat penerangan, proses pencarian dihentikan sekitar pukul 20.00 WIB. “Kita hentikan dan dilanjutkan pagi ini [kemarin],” kata Sunu kepada wartawan, Senin (5/8/2019).
Dia menjelaskan, operasi pencarian pada Senin pagi melibatkan dua tim. Yakni tim darat dengan jumlah personel 20 orang dan tim laut dengan satu kapal jukung beranggotakan tiga orang. “Langsung kita pencarian dan jangkauan tidak hanya di lokasi kejadian, tapi sampai ke Pantai Watulumbung,” ungkapnya.
Proses pencarian di hari kedua ini membuahkan hasil. Sekitar pukul 06.05 WIB, tim pencarian melihat jasad korban di bebatuan yang tak jauh dari lokasi korban pertama kali hilang. “Setelah didekati ternyata benar jasad korban hilang di Minggu sore. Selanjutnya, korban kami evakuasi untuk kemudian dibawa ke RSUD Wonosari,” imbuhnya.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto membenarkan adanya korban hilang di Pantai Wediombo pada Minggu petang. Meski demikian, pada Senin pagi, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. “Sudah dievakuasi untuk kemudian diserahkan kepada keluarga,” katanya.
Dia pun berharap laka laut yang menimpa Hasbi menjadi pelajaran bersama agar kejadian yang sama tidak terulang. Mursidiyanto mengimbau kepada pengunjung di kawasan pantai untuk terus berhati-hati. “Hasil informasi yang kami dapatkan, korban sudah diperingatkan teman-temannya untuk tidak mendekati ombak, tapi kurang diperhatikan sehingga terjadi kecelakaan yang berujung maut,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.
Persib Bandung resmi datangkan Ragnar Oratmangoen dengan kontrak 3 tahun. Tambah kekuatan untuk Liga dan Asia.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.