Khawatir Isu Tsunami, Jumlah Wisatawan ke Pantai Gunungkidul Menurun

Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Rabu (16/1/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
05 Agustus 2019 22:07 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dalam sepekan terakhir, angka kunjungan wisatawan ke objek wisata pantai di Gunungkidul cenderung turun. Penurunan salah satunya dipicu terjadinya gempa bumi di Banten dan isu tsunami.

Berdasar data Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, pada libur akhir pekan hingga Senin (5/8/2019) tercatat sebanyak 20.704 wisatawan masuk ke Bumi Handayani dengan pemasukan sekitar Rp172 juta.

"Kalau dibandingkan jumlah pengunjung pada pekan terakhir Juli 2019 terdapat penurunan jumlah wisatawan sebanyak 6.801 orang dengan retribusi mencapai Rp216 juta," kata Kasi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinpar Gunungkidul, Aris Sugiyantoro, Senin.

Menurut dia, 90% pendapatan bersumber dari tujuh pos retribusi mulai dari Pantai Baron sampai Pantai Pok Tunggal. "Sebagian wisatawan membatalkan kunjungan karena ada peringatan tsunami," jelasnya.

Manajer Marketing Toko Oleh-Oleh Sari Rasa, Toni Kurniawan, mengatakan penurunan wisatawan yang membeli oleh-oleh terasa pada Minggu (4/8). Ia menyatakan, penurunan yang terjadi mencapai 50%. "Minggu [29/7] lalu bus yang datang sekitar 130 unit tetapi kemarin [Minggu] hanya 70 bus," kata Toni.