BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Warga Dusun Dipan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates mencuci jerohan di Sungai Serang, Minggu (11/8/2019)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Imbauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo agar masyarakat tidak mencuci jeroan di sungai tak diindahkan. Beberapa orang masih mencuci jeroan kurban di sungai, salah satunya di Sungai Serang, Kecamatan Wates.
Panitia pemotongan hewan kurban atau Takmir Masjid Ar-Raudhah, Dusun Dipan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Joko Purnomo, mengaku mencuci jeroan di sungai saat Iduladha sejak dulu.
“Dari dulu juga seperti itu [mencuci jeroan di sungai]. Ini hanya jeroannya. Kotorannya sudah dibuang di sekitar masjid,” ungkapnya, Minggu (11/8/2019).
Banyak warga terlihat mencuci jeroan hewan kurban di Sungai Serang. Kotoran-kotoran yang mengalir terbawa air sungai.
“Jeroannya yang dicuci dari tiga sapi sama kambing enam,” tutur Joko. Dia beralasan musim kemarau membuat ketersediaan air di permukiman warga berkurang sehingga warga harus berhemat. Joko mengaku sempat mendengar ada imbauan dari Pemkab agar warga tidak mencuci jeroan hewan kurban di sungai. Namun, imbauan itu tetap tidak diindahkan warga.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Daerah Kulonprogo Jazil Ambar Was\'an mengatakan Pemkab sudah mengimbau agar kebiasaan mencuci daging dan jeroan di sungai atau mata air ditinggalkan untuk menghindari pencemaran sungai.
Panitia diharapkan membuat tempat tersendiri yang khusus untuk membersihkan daging dan jeroan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Pemotongan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Joko Purwoko mengatakan faktor kebersihan harus diperhatikan saat proses penyembelihan hewan kurban untuk mencegah munculnya penyakit-penyakit pada daging yang akan dikonsumsi.
“Titik kritis yang harus diperhatikan mulai dari penampungan hewan, proses penyembelihan sampai diprosesnya daging dan pemisahan jeroan,” ujarnya.
Di tempat pemotongan harus dipersiapkan berbagai sarana seperti sanitasi dari limbah kurban dan air bersih yang cukup. Selain itu harus disiapkan juga tempat pencucian khusus jeroan dan tempat bagi lubang darah juga rumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.