Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Petugas pemadam kebakaran tengah memadamkan api di bagian dapur produksi rempeyek milik Sarjiyo di Dusun Singosaren, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, Senin (12/8/2019) malam./Istimewa-Pemadam Kebakaran BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL--Sebuah rumah produksi rempeyek yang berada di RT 1 Dusun Singosaren, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul ludes terbakar, Senin (12/8/2019) malam. Akibatnya, kerugian diperkirakan mencapai senilai lebih dari Rp22 juta.
KomandanRegu Tim Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Wiwin mengatakan kebakaran yang melanda rumah produksi rempeyek milik Sarjiyo itu terbakar sekitar pukul 22.30 WIB.
Dia mengatakan kebakaran itu awalnya diketahui oleh salah satu tetangga Sarjiyo yang bernama Suparjiman. "Saat berada di rumahnya, Suparjiman melihat asap mengepul dan api di rumah Sarjiyo," kata Wiwin, Selasa (13/8/2019).
Setelah memastikan sumber api, Suparjiman lantas memanggil warga lain yang tengah ronda di pos keamanan lingkungan dusun Singosaren. Mereka pun berinisiatif untuk memadamkan api itu.
Sayangnya api yang sudah kadung membesar sulit dipadamkan. Kewalahan, warga pun menghubungi Polsek Imogiri dan Unit Pemadam Kebakaran BPBD Bantul. "Sebanyak lima unit dari BPBD Bantul meluncur ke lokasi, dibantu satu unit dari BPBD DIY, Tim Tagana, dan Tim SAR Sultan Agung Pleret. Api lalu bisa kami padamkan sekitar satu jam kemudian," kata Wiwin.
Banyaknya armada yang dikerahkan, kata dia, sebagai bentuk antisipasi menjalarnya api ke pemukiman. Pasalnya lokasi rumah produksi rempeyek tersebut berimpitan dengan dua rumah milik warga. "Jadi untuk antisipasi kemungkinan terburuk [merembetnya api]. Agar tidak kekurangan air," ucap dia.
Akibat peristiwa itu, sebagian besar bangunan rumah produksi rempeyek milik Sarjiyo, terutama di bagian dapur penggorengan serta beberapa alat produksi ludes jadi arang. Tak hanya itu, bahan baku rempeyek milik Sarjiyo pun tak luput dari lalapan si jago merah.
"Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski begitu korban mengalami kerugian yang lumayan banyak, diperkirakan mencapai Rp22 juta," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Jumat 10 Juli 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips agar tak kehabisan tiket, dan alasan Prameks jadi favorit.
Pemkot Jogja meminta masyarakat menjaga water station di Malioboro setelah sejumlah unit rusak akibat disalahgunakan. Edukasi pengguna dan perbaikan fasilitas.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Pemkab Bantul mengusulkan sekitar 1.000 rumah tidak layak huni kepada Kementerian PKP untuk mendapat bantuan rehabilitasi pada 2027. Sebanyak 500-600 unit.
Perawatan paliatif bantu pasien kronis tetap nyaman meski tak sembuh. Namun, lebih dari 90% pasien di Indonesia belum mendapat layanan ini.