Instiper Dampingi 4 KWT Ngestiharjo Naik Kelas ke Pasar Komersial
Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta terus memperluas transfer teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Perwakilan ACT secara simbolik menyerahkan bantuan hewan kurban di Kulonprogo/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO- Iduladha disambut meriah oleh seluruh lapisan masyarakat di DIY. Hampir di setiap masjid semarak dengan penyembelihan hewan qurban.
Namun ternyata masih ada lokasi-lokasi yang tidak ada penyembelihan hewan kurban. Kulonprogo yang saat ini menjadi kabupaten termiskin di DIY menjadi fokus perhatian Global Qurban - ACT pada hari pertama Iduladha 1440 H.
Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY, Bagus Suryanto mengatakan pada hari pertama Iduladha tahun ini ACT menyembelih 200 ekor kambing yang disebar ke seluruh pelosok Kulonprogo dari total 700-an hewan kurban yang akan dibagikan di wilayah DIY.
"Alhamdulillah hari ini (11/8/2019) kami menyembelih 200 ekor kambing serta ditambah bantuan dari kepala Bank Indonesia Yogyakarta yaitu satu ekor sapi dan 11 ekor kambing dari Deputi dan Karyawan BI. Ada tiga lokasi penyembelihan yaitu di Kecamatan Panjatan, Kalibawang, dan Samigaluh. Sedangkan distribusi mencapai hampir seluruh pelosok wilayah Kulonprogo," jelas Bagus.
Kepala Bank Indonesia Yogyakarta Hilman Tisnawan yang hadir di Panjatan mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya. Selain kepala BI Yogyakarta turut hadir pula Deputi BI Yogyakarta, Miyono.
"Alhamdulillah, tahun ini bisa menyaksikan secara langsung penyembelihan dan distribusi hewan kurban dari keluarga besar BI Yogyakarta di lokasi yang tepat sasaran bersama ACT," ungkap Hilman.
Emi salah seorang warga Panjatan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ACT. "Terima kasih ACT, yang telah memberikan bantuan kurban terutama di daerah Kulonprogo yang tidak ada penyembelihan kurban. Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi menjangkau masyarakat Kulonprogo," ungkap Emi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta terus memperluas transfer teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.
Museum di Indonesia mulai memanfaatkan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman belajar sejarah. Kunjungan museum dan cagar budaya mencapai 4,32 juta pada
Kenali 8 jenis rangka motor sebelum membeli. Simak karakter setiap rangka dan tips merawatnya agar motor tetap stabil dan awet.
Big Bad Wolf Books kembali ke Jogja pada 3–13 September di JEC dengan jutaan buku dan target kenaikan pengunjung 5–7 persen.
Pemda DIY menyalurkan 40 kilogram obat-obatan melalui Tim FK-KMK UGM untuk korban bencana di Kabupaten Ngada, NTT.