Penataan Pantai Sepanjang Berlanjut, Talut Rp500 Juta Segera Dibangun
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
GKR Hemas saat berkunjung ke kebun milik KWT Marsudi Mulyo yang mengembangkan program KRPL di area pekarangan rumah di Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Rabu (14/8/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Anggota DPD RI dari Dapil DIY, GKR Hemas, melakukan kunjungan kerja ke Gunungkidul, Rabu (14/8/2019). Dalam kunjungannya, Permaisuri Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini berkesempatan meninjau program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dikembangkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Marsudi Mulyo di Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari.
“Program ini sangat bagus karena memanfaatkan lahan di area pekarangan untuk berbagai tanaman mulai dari sayur-sayuran hingga buah-buahan yang dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” kata Hemas kepada wartawan, Rabu.
Menurut dia, keberadaan KRPL memberikan banyak manfaat. Selain untuk mendukung program ketahanan pangan di tengah berkurangnya lahan pertanian, kegiatan ini juga untuk memberdayakan masyrakat. Pasalnya, penerapan pertanian perkotaan yang dilakukan KWT berdampak langsung terhadap ekonomi, sosial, penggunaan energi, jejak karbon, polusi (udara, tanah, dan suara), serta peningkatan ketersediaan dan kualitas bahan pangan. “Orang yang aktif bertani, suka bercocok tanam bermanfaat untuk menurunkan tingkat stres sehingga dapat meningkatkan kesehatan mental,” katanya.
Hemas berharap program KRPL di Wukirsari terus dikembangkan tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif bagi kesehatan warga. “Ini program bagus dan harus terus dikembangkan,” katanya.
Dalam kunjungannya Hemas juga meminta masukan terkait dengan program. Ia berjanji akan menyampaian aspirasi ini ke Pemerintah Pusat maupun Pemda DIY agar diwujudkan di dalam program. Salah satunya untuk upaya meningkatkan kesejahteraan masyrakat. “Saran dan masukan yang diberikan akan saya tampung dan akan diperjuangkan ke pemerintah,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Badingah, yang ikut mendampingi GKR Hemas menyatakan program KRPL sangat baik karena selain sebagai program pemberdayaan masyarakat, juga sebagai upaya meningkatkan program ketahanan pangan. “Sangat baik karena melalui KRPL lahan-lahan di sekitar rumah bisa dimanfaatkan untuk tanaman produktif, seperti sayur-sayuran hingga buah-buahan. Adapun hasilnya bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan pangan yang sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp57.050 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional
Stemawa Moto Contest 2026 di SMK Ma’arif 1 Wates diikuti 130 peserta dengan delapan kategori modifikasi motor dari DIY dan sekitarnya.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Simak jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan pusat kota hingga kawasan pinggiran DIY
Seorang nenek di Rongkop, Gunungkidul, tewas diduga saat memadamkan api pembakaran sampah. BPBD mengingatkan bahaya kebakaran lahan
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.