REMBAG KAISTIMEWAN: Keistimewaan DIY Berawal dari Ketahanan Keluarga
Penanaman budaya, karakter, dan nilai moral harus dimulai dari lingkungan keluarga agar keistimewaan DIY tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
Kegiatan pembagian kurban oleh ACT di Bambanglipuro, Bantul/Ist
Harianjogja.com, BANTUL – Hari kedua taysrik, Aksi Cepat Tanggap (act) terus melakukan pemotongan hewan kurban. Selasa (13/8/2019), giliran warga di sekitar Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar-Raihan, Desa Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul yang menikmati daging kurban. Sebanyak 90 kambing disembelih di desa pedalaman Bantul itu.
Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto mengatakan, pemotongan yang dipusatkan di SMPIT Ar Raihan ini akan dibagikan kepada ribuan warga di sekitar sekolah. Selain warga, beberapa yayasan serta pesantren juga mendapatkan distribusi hewan kurban. “Pesebaran hewan kurban ini cukup luas, menjangkau banyak masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Di sekitar SMPIT Ar Raihan, masih banyak dihuni masyarakat prasejahtera. Mereka mayoritas bekerja sebagai buruh tani. Warga ini yang menjadi penerima daging kurban dari Global Qurban.
Slamet, Kepala Yayasan Ar Raihan mengatakan, pemotongan hewan kurban bersama ACT di sekolahnya itu bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, dalam tiga tahun berturut-turut sekolah di pedalaman Bantul itu juga menjadi lokasi penyembelihan hewan oleh ACT. “Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun ke depan,” harapnya.
Selain penyembelihan hewan kurban, ACT bersama Ar Raihan juga menggelar Tasyakuran Kurban. Acara ini merupakan kegiatan makan bersama daging kurban bersama warga desa. Ratusan warga Selasa pagi itu berbaur, gotong-royong membantu proses penyembelihan.
Masakan tongseng dan gulai kambing menjadi menu andalan di siang hari itu. Sri, salah satu warga yang memasak mengatakan, menu ini dibuat karena yang dapat dimasak dalam waktu cepat. Daging segar setelah dipotong segera dicacah dan dimasak dengan bumbu yang telah disiapkan.
“Porsi banyak, kerjanya bisa cepat karena warga yang bantu banyak juga,” ungkapnya sambil memasak.
Selain masyarakat sekitar, acara tasyakuran kurban juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat diantaranya Perwakilan Bupati Bantul, Dandim Bantul, Kapolsek Bantul, Anggota DPRD Bantul, Camat Bambanglipuro serta Lurah Sidomulyo. Sekadar diketahui tahun ini ACT total berkurban 1.200 ekor kambing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penanaman budaya, karakter, dan nilai moral harus dimulai dari lingkungan keluarga agar keistimewaan DIY tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.