Lewat Kuis, Iriana Jokowi Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat berdialog dalam acara sosialisasi bahaya narkoba, hoax, bullying, dan pornografi di Gedung Sabang Merauke (GSM) Akademi Angkatan Udara, Jumat (6/9/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugerah
06 September 2019 13:47 WIB Yogi Anugrah Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan para ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) menghadiri acara sosialisasi bahaya narkoba, hoax, bullying, dan pornografi di Gedung Sabang Merauke (GSM) Akademi Angkatan Udara, Jumat (6/9/2019).

Iriana Jokowi beserta Mufidah Jusuf Kalla dan rombongan tiba di kompleks AAU sekitar pukul 10.02 WIB. Rombongan tersebut langsung disambut oleh penampilan Drumband dari AAU.

Dalam sesi dialog, Iriana memberikan tantangan kepada para peserta sosialisasi yang terdiri taruna akademi TNI, Polri, serta mahasiswa Sekolah Tinggi Kedinasan se Yogyakarta untuk menjawab pertanyaan dari dirinya.

“Bisa satu atau dua orang tampil ke depan?,” kata Iriana sebelum memberikan pertanyaan kepada peserta sosialisasi.

Salah satu yang maju ke depan untuk menjawab pertanyaan dari Iriana adalah Sersan Taruna M. Nurfaizil, taruna AAU yang berasal dari wilayah Aceh.

Iriana pun memberikan pertanyaan seputar materi sosialisasi kepada peserta yang maju.

“Apa yang harus dilakukan jika mengetahui sahabat terkena narkoba,” ucap Iriana.

Sersan Taruna M. Nurfaizil pun menjawab akan menasehati temannya tersebut, dan jika temannya tersebut masih nekat memakai narkoba, ia menjawab akan menyerahkan temannya tersebut kepada pihak yang berwajib, jawaban tersebut pun memancing gelak tawa para hadirin.

Karena berhasil menjawab, M Nurfaizil pun mendapatkan satu buah laptop. Ia mengatakan hadiah tersebut akan berguna bagi dirinya untuk mendukung kegiatan akademiknya.

“Tentu sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat, apalagi bagi generasi muda. Karena kita tahu peredaran narkoba saat ini sudah darurat,” ujar Faizil.