PAMERAN TIK: Dorong Startup Baru Tumbuh di Jogja

VP Region Gojek Jawa Tengah DIY Delly Nugraha bersama Kepala Dinas Kominfo DIY Rony Primanto Hary saat jumpa pers terkait Pagelaran TIK di Loop Telkom Jogja, Sabtu (7/9/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
08 September 2019 00:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemda DIY berkolaborasi dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa Gobel (perusahaan Gojek) menggelar Pameran Teknologi Infomatika dan Komunikasi (TIK). Pameran yang berlangsung sejak 7-12 September 2019 di Loop Telkom, Jogja ini diharapkan mendorong munculnya startup baru di DIY.

Kepala Diskominfo DIY, Rony Primanto Hary, mengatakan pameran tersebut digelar untuk memaksimalkan potensi TIK di Jogja. Menurutnya, pengembangan TIK masih membutuhkan banyak stimulus. "Selama ini Jogja tercatat sebagai daerah terbesar kedua pengguna Internet di Indonesia setelah Jakarta. Karenanya potensi TIK yang harus digarap serius agar lebih maksimal," katanya saat jumpa pers di Loop Telkom Jogja, Sabtu (7/9/2019).

Oleh karenanya, Diskominfo menggandeng Gobel dalam acara TIK ini untuk memaksimalkan potensi TIK di Jogja."Kegiatan ini digelar bertujuan agar kaum milenial lebih bijak dalam penggunaan TIK serta menstimulus perkembangan TIK di DIY. Sebab potensi TIK di DIY sangat besar," kata dia.

Ke depan, lanjut Ronny, potensi-potensi yang ada akan terus diasah sehingga memunculkan startup-startup baru untuk memajukan industri kreatif di DIY.

VP Region Gojek Jawa Tengah DIY, Delly Nugraha, mengatakan partisipasi dalam acara tersebut merupakan bukti Gojek ingin turut andil memajukan industri kreatif di Jogja dan memperkuat posisi DIY sebagai smart province melalui teknologi yang dimiliki Gojek. Pihaknya ikut bangga terlibat dalam gelaran pameran TIK.

Jogja katanya tidak pernah lepas dari lima besar daerah yang memiliki kontribusi besar bidang TIK untuk Indonesia. "Bagi Gojek, Jogja memiliki kesan tersendiri, selain menjadi kota dimana Gojek memiliki pertumbuhan yang tinggi, Jogja sudah dikenal luas sebagai kota budaya dan kiblat industri kreatif Indonesia," katanya.

Secara khusus, Gojek berharap dari pameran TIK nantinya muncul Nadiem Makarim [pendiri Gojek] baru yang bisa mewarnai perkembangan teknologi dengan hal-hal bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.