Novel Debut Kalis Mardiasih Kupas Trauma Keluarga dan Luka Generasi
Novel debut Kalis Mardiasih, Makamkan Ibu di Samping Ayah, mengangkat trauma antargenerasi, toxic parenting, dan rekonsiliasi keluarga.
Siswa SMK Kesehatan Binatama bermain dolanan tradisional. /Ist-SMK Binatama.
Harianjogja.com, SLEMAN--SMK Kesehatan Binatama Sleman menggelar peringatan Peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) pada Senin (9/9/2019). Selain berolahraga kegiatan itu diisi dengan melakukan parade dolanan tradisional dan memunguti sampah di jalanan.
Waka Kesiswaan SMK Kesehatan Binatama Ghotama Pamungkas menjelaskan pihaknya menggelar sejumlah kegiatan dalam rangkaian Haornas. Antara lain jalan sehat, ASA (ada sampah ambil) dan senam bersama. “Kegiatan ini diikuti sekitar 350 warga sekolah yang terdiri dari siswa, guru dan karyawan SMK Kesehatan Binatama,” terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (11/9/2019).
Jalan sehat dengan memunguti sampah ini menempuh jarak sekitar satu kilometer dari sekolah. Siswa dibagi menjadi empat kelompok, antara lain menuju ke Simpang Empat Jetis, Simpang Tiga Jalan Monjali (PDAM), menuju Pasar Kutu dan Bundaran RSUP Sardjito. “Dari sekolah siswa berjalan ke empat penjuru mata angin, sejauh satu kilometer, mereka berjalan sembari memunguti sampah di sepanjang perjalanan,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin keakraban dan kekompakan warga sekolah, sekaligus memberikan edukasi kepada siswa terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. “Kegiatan jalan sehat asal ada sampah ambil kami singkat dengan ASA ini juga untuk mengenalkan jalan sekitar sekolah serta memasyarakatkan olahraga. Harapannya siswa menjadikan olahraga sebagai kebutuhan untuk hidup sehat,’ katanya.
Setelah memunguti sampah dan kembali ke sekolah, para siswa kemudian melanjutkan kegiatan dengan parade dolanan tradisional. Mereka memainkan egrang, gasing, lompat tali, benthik dan lain-lain di halaman sekolah. “Ini untuk merefresh siswa, bahwa ada dolanan tradisional yang perlu dilestarikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Novel debut Kalis Mardiasih, Makamkan Ibu di Samping Ayah, mengangkat trauma antargenerasi, toxic parenting, dan rekonsiliasi keluarga.
Revisi UU Hak Cipta diingatkan tak membatasi kreativitas digital. Regulasi harus lindungi kreator tanpa mengancam kebebasan berekspresi.
Ledakan stasiun gas di Ras Laffan Qatar menewaskan 13 orang dan melukai 66 lainnya. Pemerintah pastikan bukan sabotase.
Kejari Sleman tahan anggota DPRD RA kasus korupsi hibah pariwisata 2020 dengan kerugian negara Rp10,95 miliar.
Munas NU 2026 bahas pengelolaan tambang. PBNU tetapkan aset 100% milik organisasi dan tekankan tata kelola berkelanjutan.
Sebanyak 12 tim dari 12 kota bersaing di MLSC All-Stars 2026 Kudus, ajang pembinaan sepak bola putri usia dini Indonesia.