Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
ILustrasi Administrasi kependudukan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Pusat Statistik (BPS) Sleman akan menggunakan metode kombinasi dalam melakukan sensus penduduk pada 2020 mendatang.
Kepala BPS Sleman Arina Yuliati mengatakan pada sensus penduduk sebelumnya pada 2010, BPS melakukan sensus dengan metode tradisional, yakni tidak dibekali dengan data dasar, namun langsung turun door to door ke masyarakat. “Sekarang, dalam melakukan sensus, kami mengikuti perkembangan zaman, jadi akan menggunakan metode kombinasi,” kata dia, Kamis (26/9/2019).
Metode kombinasi, kata dia, dilakukan dengan cara memanfaatkan data penduduk yang sudah ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), lalu diverifikasi secara langsung ke masyarakat. “Jadi metode ini adalah penggabungan antara sensus online dan sensus manual,” ucap dia.
Adapun tahapan untuk sensus penduduk 2020 yakni, pada Februari-Maret tahun depan akan dilangsungkan sensus penduduk online dengan metode computer assisted web interviewing (CAWI). Lalu pada Juli, akan dilakukan pemeriksaan data penduduk, verifikasi lapangan, serta pencacahan lengkap. “Salah satu alasan digunakan metode seperti ini dalam sensus adalah untuk mengatasi responden yang tidak tersentuh oleh petugas sensus,” ucap dia.
Sekretaris Disdukcapil Sleman, Heru Joko Indarto mengaku siap membantu BPS Sleman dalam sensus penduduk tahun depan. Terkait dengan sensus penduduk, Disdukcapil Sleman diakui dia telah beraudiensi. “Semua kegiatan yang berhubungan dengan catatan sipil, seperti perkawinan, perceraian, kelahiran dan kematian, sudah dilaksanakan pencatatan dengan baik. Data tersebut akan jadi basis sensus nanti," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 15 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.