Bikin Miris, Jumlah Perokok Pemula di Gunungkidul Didominasi Pelajar

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Selasa, 08 Oktober 2019 23:27 WIB
Bikin Miris, Jumlah Perokok Pemula di Gunungkidul Didominasi Pelajar

Ilustrasi./Reuters

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Berdasar hasil riset yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak swasta, jumlah perokok baru di Gunungkidul meningkat. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyatakan meski meningkat jajarannya belum bisa membeberkan data secara rinci.

Menurutnya, yang justru mengkhawatirkan yakni peningkatan jumlah perokok yang didominasi kalangan anak-anak atau pelajar. Upaya yang ditempuh selama ini untuk menanggulangi bertambahnya jumlah perokok terutama di kalangan pelajar yakni melalui sosialisasi.“Pada masa pengenalan lingkungan sekolah kami tegaskan kepada para pelajar bahwa tidak usah mengenal dan mencoba rokok,” katanya, Selasa (8/10/2019).

Humas SMP Negeri 1 Ponjong, Tutik Suprapti, menuturkan sebagai sekolah Adiwiyata lembaganya memiliki kegiatan pembinaan khusus kepada anak-anak supaya tidak merokok. Pembinaan dilakukan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan bantuan dukungan dari puskesmas. “Setiap apel pagi juga kami sampaikan pesan-pesan pembiasaan hidup sehat. Ada pula tutor sebaya tentang bahaya rokok,” ucap Tutik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online