40.000 Pengunjung Ditargetkan Datang ke Magelang, UMKM dan Warga Jadi Sasaran
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Marinir Bambang Adriantoro, sedang menanam pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove Wanatirta, Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Senin (7/10/2019). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pangkalan TNI AL (Lanal) Yogyakarta menanam ribuan bibit pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove Wanatirta, Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Senin (7/10/2019).
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 73 itu bertujuan untuk mengembalikan kondisi hutan mangrove di lokasi tersebut yang rusak akibat faktor alam maupun ulah manusia.
Sebanyak 2.000 bibit pohon mangrove disediakan Lanal Yogyakarta. Dibantu jajaran TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, kepolisian, unsur pemerintah desa, kecamatan, siswa sekolah dan elemen masyarakat, ribuan bibit itu ditanamkan di sejumlah titik yang rusak. Ada pula bibit yang ditanam di beberapa lokasi yang belum ditumbuhi mangrove.
Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Marinir Bambang Adriantoro, mengatakan kegiatan ini serentak dilakukan oleh jajaran TNI AL di seluruh Indonesia. Total bibit yang ditanam mencapai 300.074 buah.
"Dan untuk wilayah DIY yang memang dipusatkan di sini [Dusun Pasir Mendit] ada 2.000 bibit," kata Bambang di sela-sela acara, Senin.
Bambang mengatakan keberadaan mangrove di pesisir DIY sangatlah penting. Sebab, pohon ini memiliki batang yang kuat sehingga mampu meminimalisir terjadinya abrasi. Dari pemantauannya, pengikisan daratan akibat gelombang laut itu melanda seluruh pesisir DIY. Sayangnya, belum semua pesisir ditanami pohon ini.
"Itulah kenapa mangrove dipilih untuk kegiatan ini, selain menahan abrasi, penanaman pohon ini juga bertujuan untuk mitigasi bencana," terangnya.
Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Wanatirta, Warsa Suwita mengapresiasi kegiatan ini. Sebab, kegiatan ini membantu pihaknya selaku pengelola dalam upaya melestarikan mangrove.
Diakuinya pelestarian mangrove bukanlah hal mudah. Terutama saat pohon itu masih berbentuk bibit. Perawatan ekstra diperlukan agar tidak mudah rusak. Saat dewasa pun perawatan harus tetap rutin dilakukan. Jika tidak maka mangrove dapat mati. Kematian mangrove sendiri bisa disebabkan oleh faktor alam maupun manusia.
Untuk alam, sudah melanda kawasan tersebut. Sejak Muara Congot ditutup beberapa waktu terakhir, air di kawasan tersebut jadi menggenang. Kondisi ini mendatangkan hama siput darat. Oleh masyarakat hama itu disebut sumpil.
"Akibatnya lima persen dari total populasi pohon mangrove di lahan seluas delapan hektare di sini mati, sumpil itu memakan batang pohon, yang tidak kuat akhirnya layu," terangnya.
Sedangkan kerusakan karena faktor manusia lebih kepada minimnya kesadaran masyarakat. Hingga sekarang masih ditemui sampah rumah tangga yang mengotori kawasan hutan mangrove di sana.
"Biasanya muncul pas banjir, sering banget ditemukan plastik sama sterofoam, ini menunjukkan jika kesadaran masyarakat masih rendah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Veda Ega Pratama finis keempat di Moto3 Qatar 2026 setelah memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti.
Bali United mengalahkan Persik Kediri 3-0 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kemenangan mengantar Serdadu Tridatu ke posisi ketiga.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.