7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Bupati Bantul Suharsono (tengah) menerima piagam penghargaan rekor Muri atas upayanya membagikan KIA terbanyak secara serentak di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (15/10/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
BANTUL—Sebanyak 10.169 anak menerima Kartu Identitas Anak dari Pemerintah Kabupaten Bantul, Selasa (15/10). Pembagian serentak KIA itu pun mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri).
Bupati Bantul, Suharsono mengatakan pembagian KIA itu, kata dia, dilakukan sebagai bentuk upaya Pemkab dalam memfasilitasi administrasi kependudukan terhadap anak-anak.
Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga Bantul, Isdarmoko serta Sekertsris Daerah, Helmi Jamharis, Bunda Paud, Erna Suharsono serta perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). “Keberadaan KIA juga menjadi data kependudukan tetap di Kabupaten Bantul. Dengan begitu, secara administratif data kependudukan anak di Bantul akan lengkap dna bisa dipantau lewat KIA,” ujarnya.
Program tersebut, kata dia, juga bisa mempermudah sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kini diwajibkan menggunakan Nomer Induk Kependudukan (NIK). “KIA untuk anak usia 0-7 tahun tidak pakai foto, baru pakai foto kalau untuk KIA usia 7-17 tahun. NIK di KIA juga berlaku selamanya,” kata Bupati, Selasa.
Dalam Peraturan Presiden (PP) No.60/2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (HI) disebutkan bahwa layanan PAUD holistik integratif merupakan upaya pengembangan anak usia dini untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi.
Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Bambang Purwadi mengatakan pemecahan rekor nasional ini merupakan upaya sosialisasi pembuatan KIA bagi anak. Saat ini sudah ada 180.000 dari total 200.000 anak yang sudah mendapatkan KIA. "Anak yang sudah memiliki KIA bisa memiliki keuntungan, di antaranya diskon di toko buku dan kuliner yang sudah bekerja sama dengan Disdukcapil," katanya.
Senior Manager Muri Sri Widayati menyampaikan selamat kepada Pemkab Bantul yang mampu memecahkan rekor pembagian KIA terbanyak secara serentak di Indonesia. "Muri ikut bangga bisa hadir di tengah-tengah acara ini sekalian untuk menyaksikan kegiatan pencatatan rekor yang spektakuler yaitu pembagian kartu indentitas anak (KIA) terbanyak dan serentak," ucapnya.
Dia mengatakan pembagian 10.169 KIA di Bantul mengalahkan rekor sebelumnya, 5.228 KIA di Banjarmasin pada 6 Juli 2019 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te