Polisi Sleman Babak Belur Dikroyok Dua Pemuda di Seturan

Ilustrasi. - JIBI/Solopos
16 Oktober 2019 20:37 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-– Seorang polisi di Sleman menjadi korban penganiayaan.

Anggota Reskrim Polsek Ngemplak, Sleman babak belur dikeroyok dua pemuda berinisial BS (24) dan RA (27). Akibat kejadian itu, korban kini dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Jogja.

Tak lama setelah kejadian, kedua pemuda warga Kampung Sapen, Kelurahan Demangan, Kecamatan Depok, Sleman dan warga Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman itu ditangkap dan ditahan di Mapolres Sleman.

“Kejadian itu lalu dilaporkan ke Polsek Depok Barat. SD yang terluka dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan," kata Plt Kapolsek Depok Barat, Sleman, Kompol Munhamir, Rabu (16/10/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeroyokan ini bermula ketika SD, warga Kejambon Lor, Sindumartani, Ngemplak, Sleman mengendarai sepeda motor, Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 02.30 WIB.

Tiba di Jalan Seturan, Depok, Sleman, SD berpapasan dengan BS dan RA yang berboncengan motor. Kedua sepeda motor hampir bersenggolan sehingga memicu adu mulut pengendaranya.

Saat cekcok, salah satu pemuda memukul wajah SD. Disusul satu pemuda lainnya menggebuk SD dengan helm.

SD yang tidak siap hanya bisa pasrah. Usai menganiaya korban, kedua pemuda itu kabur. Namun, mereka berhasil ditangkap petugas di tempat berbeda.

Akibat perbuatannya itu, kedua tersangka BS dan RA dijerat Pasal 351 juncto 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. "Kasus ini sudah kita limpahkan ke Polres Sleman," katanya.

Sumber : iNews.id