Gerindra Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah Sleman, Bantul, dan Gunungkidul

Ilustrasi - dok
25 Oktober 2019 21:47 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DIY membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul 2020. Penjaringan bakal calon dibuka mulai pekan depan. Untuk calon independen, KPU mulai menyiapkan regulasi untuk pendaftaran calon kepala daerah.

“Pekan depan kami mulai membuka pendaftaran bagi calon di luar kader. Siapapun boleh mencalonkan diri, kami terbuka. Nantinya ada fit and proper test, mana calon dengan nilai terbaik bakal dicalonkan,” kata Ketua DPD Gerindra DIY, Brigadir Jenderal Purn. Nuryanto, saat ditemui di sela-sela acara Sarasehan Restorasi Sosial Santri Fest di Lapangan Krapyak, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Kamis (24/10/2019) malam.

Nuryanto mengatakan partainya memiliki kader potensial untuk diusung dalam pilkada di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. Sebelum membangun koalisi, Gerindra juga membuka diri terhadap tokoh di luar kader partai yang ingin mencalonkan diri. Hasil penjaringan itu nantinya bakal disurvei ketokohan dan tingkat elektabilitasnya di masyarakat. “Hasil penjaringan di tingkat DPC akan disaring oleh DPD dan hasilnya akan diajukan ke DPP Partai Gerindra untuk mendapatkan rekomendasi,” ujar Nuryanto.

Pria yang menjabat sebagai Penghageng Tepas Tanda Yekti Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan nama Kanjeng Pangeran Haryo Yudahadiningrat ini menyatakan meski membuka jaringan luar kader seluas-luasnya, jika hasil survei menunjukkan kader internal lebih unggul, maka partainya bakal mendahulukan kader internal.

Diakui Nuryanto, sejauh ini ada sejumlah kader internal Partai Gerindra yang potensial untuk diusung dalam pilkada, masing-masing Suharsono di Kabupaten Bantul, Danang Wicaksono dan Ketua DPC Gerindra Sleman, Sukaptono di Sleman, serta Raden Mas Sinarbiat Nurjanat dan Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Ngadiono, untuk wilayah Gunungkidul. Nuryanto mengklaim nama-nama itu memiliki basis massa yang kuat di masyarakat sehingga perlu dipertimbangkan.

Saat dikonfirmasi, Bupati Bantul, Suharsono, menyatakan siap mencalonkan kembali dalam Pilkada 2020. Dia mengaku sudah membangun komunikasi dengan DPP Partai Gerindra untuk mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon bupati di periode kedua.

Ia bahkan menepis berbagai isu yang menyatakan dirinya akan dipecat sebagai Ketua DPC Gerindra Bantul lantaran minim kontribusi terhadap partai. “Biarkan saja isu-isu itu berkembang. Saya orangnya introvet [pendiam],” kata Suharsono. Ia mengaku sejauh ini kinerjanya di partai cukup baik dan hubungan dengan DPP juga baik.