Ada Trans Jogja dari Jogja-YIA, Begini Kata PT AMI

Penumpang Trans Jogja turun di halte Jalan MT Haryono, Yogyakarta. - Harian Jogja/ Desi Suryanto
04 November 2019 15:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Anindya Mitra Internasional (AMI) memiliki rencana mengembangkan Trans Jogja sebagai transportasi menuju Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo. Sayangnya kedua instansi ini belum memiliki perencanaan yang matang, padahal tahun depan semua penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto dipindah ke YIA yang berpotensi meningkatnya kebutuhan transportasi dari Jogja ke Kulonprogo.

Direktur PT AMI Dyah Puspitasari mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemda DIY terkait dengan kemungkinan PT AMI membuka trayek angkutan dari Kota Jogja ke YIA. “Karena bagaimanapun realisasi rencana itu tersebut sepenuhnya butuh dukungan dari Dinas Perhubungan [Dishub] DIY,” kata dia kepada Harianjogja.com, Senin (4/11/2019).

Dyah mengakui, hingga kini perusahaannya belum punya perencanaan jalur yang akan dilewati untuk pengembangan transportasi ke YIA. Pasalnya trayek sepenuhnya jadi wewenang Dishub DIY. Dia berharap Trans Jogja bisa jadi tulang punggung untuk transportasi bagi masyarakat yang akan menuju ke dan bertolak dari YIA.

“Cuma untuk bisa menjadi backbone [tulang punggung] ada banyak hal seperti jalur, secara global, rancangan seperti apa. Karena seharusnya pengampu transportasi yang utama kan pemerintah, kami kepanjangan tangan pemerintah,” ujarnya.

Selain trayek, dari sisi unit kendaraan, kata dia, jelas butuh tambahan. PT AMI sebagai BUMD tidak bisa langsung memutuskan menambah bus tanpa persetujuan dari Pemda DIY. Apalagi, harus ada hitungan terkait kemungkinan rugi di awal selama pengoperasional.

“Kalau setahun, dua tahun belum bisa dirasakan keuntungannya, ketahuan itu baru memasuki tahun ketiga. Seperti ini harus dimanajemen, harus kami buat perencanaan lebih detail supaya kami tahu risikonya,” katanya.

Oleh karena itu, PT AMI diakui dia belum berani melangkah lebih jauh tanpa ada ketentuan dari Pemda DIY agar tidak menyalahi aturan. Tetapi Dyah mengatakan dalam komunikasi PT AMI dengan Dishub DIY sudah ada sinyal dukungan terkait pengembangan transportasi ke Kulonprogo ini.

Dyah optimistis, dari sisi bisnis, pembukaan transportasi Jogja-YIA memiliki prospek yang baik. Masyarakat akan lebih banyak memilih transportasi publik yang harganya kemungkinan lebih murah daripada angkutan lain seperti taksi online.