BPBD Launching Satuan Pendidikan Aman Bencana di Gunungkidul

Seorang siswa MAN 1 Gunungkidul mempraktikkan turun dari bangunan lantai dua sekolah menggunakan tali saat simulasi SPAB, Rabu (6/11/2019). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi.
06 November 2019 23:07 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY bersama Pemkab Gunungkidul meresmikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di MAN 1 Gunungkidul, Rabu (6/11/2019).

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, mengungkapkan SPAB sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) DIY No.13/2015 tentang Penanggulangan Bencana, yang menjelaskan bahwa satuan pendidikan harus ikut berperan dalam penanggulangan bencana sesuai potensi yang dimiliki oleh masing-masing lembaga.

Ia mengungkapkan dengan aturan itu maka BPBD DIY melaksanakan SPAB di Gunungkidul dengan melibatkan sejumlah sekolah. Dengan program ini diharapkan sekolah memiliki kesiapan guna mengantisipasi terjadinya bencana alam. "Pada 2019 sebanyak 25 sekolah tingkat SMA sederajat di DIY memiliki SPAB, dengan masing-masing wilayah sebanyak lima sekolah," kata Biwara, Rabu.

Ia mengungkapkan kegiatan yang disosialisasikan dalam program SPAB yakni sosialisasi untuk segenap guru dan murid, bimbingan teknis (bimtek) kurikulum pengurangan risiko bencana yang terintegrasi, pelatihan pertolongan pertama dalam kondisi darurat, pembentukan tim siaga bencana sekolah, dan geladi lapang yang melibatkan berbagai unsur.

Kepala MAN 1 Gunungkidul, Jauhari Iswahyudi, mengapresiasi langkah Pemda DIY dan Pemkab Gunungkidul yang menyelenggarakan kegiatan pelatihan kesiapsiagaan kebencanaan. Jauhari menuturkan pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi para siswa dan guru. "Dengan adanya pelatihan, kami yang awalnya sama sekali tidak tahu soal penanganan bencana kini bisa lebih tahu," ujarnya. Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan siswa dan guru selalu siap menghadapi bencana alam, sehingga saat terjadi petaka tidak ada korban.

Untuk potensi bencana, Jauhari menuturkan salah satu bencana yang patut diwaspadai di gunungkidul yakni gempa bumi seperti yang terjadi di 2006 silam. "Kalau benar-benar terjadi bencana diharapkan kami sudah bisa siap menghadapinya," kata dia.