Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Penyanyi Didi Kempot menghibur peserta Jalan Sehat dan Pengundian Hadiah Bank Bapas 69 Magelang di Lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/3)./ Ist/Bank Bapas 69 Magelang
Harianjogja.com, BANTUL- Panitia penyelenggara Jogja Volkswagen Festifal (JVWF) 2019 memastikan akan ada hiburan dalam JVWF yang akan digelar pada 9-10 November di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul. Di antaranya adalah Didi Kempot dan Endank Soekamti.
Endank Soekamti bakal hadir pada Sabtu (9/11/2019). Sementara Didi Kempot si pelantun "Ambyar" bakal menghibur pengunjung JVWF pada Minggu malam. Ketua Umum Volkswagen Club Yogyakarta (VCY) sekaligus penyelenggara JVWF 2019, Sumartoyo mengatakan bukan tanpa alasan mengundang Didi Kempot dalam even JVWF ini, namun karena penyanyi campursari asal Solo itu sesuai dengan tema JVWF tahun ini, yakni Soul of Hero.
“Bagi kami Didi Kempot selama 40 tahun dari musik pinggiran sampai sekarang jadi tekenal luar biasa, tentu penuh pengorbanan sekarang menjadi hero. Kami di otomotif perawatan mobil butuh pengorbanan juga,” kata Sumartoyo, seusai beraudiensi dengan Bupati Bantul Suharsono, di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Kamis (7/11/2019).
Demikian Endank Soekamti, kata dia juga dapat menyemangati generasi muda. Sumartoyo mengatakan JVWF tidak hanya menampilkan otomotif, namun juga hiburan dan berbagai kegiatan di dalamnya, di antaranya pameran karya seni, kuliner, dan berbagai stan UMKM.
Pihaknya menargetkan sebanyak 20.000an pengunjung bakal memadati JVWF 2019 selama dua hari, bahkan seribuan pengunjung di antaranya berasal dari luar negeri. Target kunjungan tersebut karena gaung JVWV sudah sampai kemana-mana bahkan menjadi even bertaraf internasional, “JVWF adalah even Asia yang ditunggu-tunggu,” ujar dia.
Menurut dia, saat ini sejumlah komunitas pencinta VW sudah mulai bergerak menuju Jogja, salah satunya konvoi VW dari Bandung, Jawa Barat. Sumartoyo berujar bakal ada lebih dari 2.000 VW yang berkumpul di Jogja di sekitaran JEC. Namun yang masuk dalam gedung pameran JEC hanya sekitar 120 VW kalisk maupun kustom karena keterbatasan tempat. Beberapa di antaranya yang didatangkan langsung dari luar negeri seperti Belgia dan Jepang.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat Jogja jika kehadiran VW memadati Jogja,” kata Sumartoyo. Ia memastikan tidak ada konvoi VW di jalan-jalan sekitar Jogja kecuali hanya melintas jalur yang dilewati.
Penyelenggara JVWF 2019 juga sudah menyediakan hadiah menarik bagi pengunjung yang beruntung atau lucky draw, yakni sebuah mobil VW Beetle keluaran 1974 seri 1303 dengan gaya German Look. Sementara event serupa tahun lalu undiannya adalah VW Beetle tahun 1967 dengan gaya Californian Look.
“Mobil lucky draw produksi Jerman ini kami modifikasi di berbagai bagian dengan mengganti part, mengurangi dan menambah bagian-bagian tertentu dengan acuan gaya German Look sehingga mobil sudah tidak standar pabrik. Namun VW Beetle ini tetap aman, nyamann dan layak dikendarai di jalan raya,” kata Ketua Pelaksana JVWF 2019, Tjahjo Widjodjono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Perkembangan chipset dan AI membuat HP murah kini mampu menghadirkan fitur yang dulu hanya tersedia di smartphone flagship. Simak alasan perbedaannya semakin ti
Estonia dinobatkan sebagai negara terbersih di dunia versi Environmental Performance Index 2024. Simak daftar 10 besar dan posisi Indonesia dalam peringkat glob
Pendidikan karakter dinilai menjadi semakin penting di tengah perubahan teknologi dan budaya yang berlangsung cepat.
Qualcomm akui pangsa modem di iPhone 18 Pro turun drastis, isyaratkan Apple C2 makin dominan. Simak analisis dampaknya.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir