Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, WATES - Pemohon surat kesehatan jasmani dan rohani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates membludak pada Kamis (14/11/2019). Bahkan, loket harus ditutup lebih awal lantaran sudah melebihi kuota.
Kepala Seksi Keperawatan RSUD Wates, Warsito, menyebutkan sejak tiga hari ini pemohon surat kesehatan jasmani dan rohani naik hingga 10 kali lipat dari hari-hari biasa. Bahkan, hari ini (14/11/2019) Warsito harus menutup loket pendaftaran lebih awal yaitu pada pukul 09.00 karena pendaftar sudah mencapai 227.
"Sebenarnya kami tidak ada batasan pasti, tapi angka 200 itu sudah banyak sekali. Hari biasa paling hanya 20 orang. Dokter kami hanya satu orang, jadi terpaksa kami tutup," kata Warsito pada Harian Jogja ketika ditemui di ruangannya.
Ia menyebutkan mayoritas pemohon mencari surat sehat untuk keperluan mendaftar CPNS. Antrean sudah tampak sejak pukul 07.00 WIB meskipun pelayanan baru dimulai pukul 07.30 WIB. "Saya tadi pagi datang jam 07.10 WIB sudah ada yang antre, langsung kita layani saja," kata dia.
Walau pendaftaran sudah ditutup lebih awal, tetapi para pemohon bisa menitipkan lembar pendaftaran pasien baru ke bagian pendaftaran untuk diikutsertakan dalam antrean esok hari. "Yang sudah hadir di sini tapi belum mendaftar, kita data untuk kita prioritaskan ikut antrean besok pagi," katanya.
Normalnya, operasional pelayanan bagi pemohon surat sehat jasmani dan rohani akan berakhir hingga pukul 14.00 WIB. Namun, karena pemohon membludak, pelayanan bisa molor sampai pukul 17.00 WIB.
Dijelaskannya, kebanyakan pemohon kali ini mengecek kesehatan jasmani di poli umum dan kesehatan rohani di poli jiwa. Kedua poli tersebut hanya ditangani oleh masing-masing satu dokter, sehingga Warsito tidak bisa mengakomodasi keseluruhan pemohon yang hadir pada satu hari.
"Ini situasional, ya. Karena ada CPNS ya wajar saja pemohon meningkat, untungnya dokternya masih muda jadi ada tenaga melayani sampai sore. Kemarin sore sampai jam 17.00 WIB," katanya.
Warsito menyebutkan di RSUD Wates juga melayani pemohon surat keterangan disabilitas. "Pada Senin (11/11/2019) lalu juga sudah ada yang minta, satu orang," kata dia.
Salah satu pemohon, Alissa Jihan Prameswari, 22, menuturkan dirinya mencari surat keterangan sehat untuk keperluan CPNS. "Yang poli jiwa saya dapet antrean nomor 211 hari ini," kata Alissa.
Ia sudah beberapa kali mencari surat keterangan sehat di RSUD Wates untuk berbagai keperluan dan selalu dilayani dengan baik. "Wajar banget hari ini ramai [karena ada momen CPNS]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.