Petani Saptosari Resah, Tanaman Kacang hingga Jagung Dirusak Monyet
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Ilustrasi lansia/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul sempat mengalokasikan anggaran Rp13 miliar untuk jatah hidup (jadup) lansia dengan memberikan makanan selama dua bulan di 2020. Namun di detik-detik akhir pembahasan RAPBD 2020 program ini dicoret dan alokasi anggaran digunakan untuk sektor lain. Salah satunya menutupi belanja infrastruktur sebesar 25% dari belanja APBD.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pada finalisasi RAPBD 2020, Dewan bersama-sama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sepakat untuk mencoret program pemberian makan bagi lansia. Hal ini dinilai program belum masuk skala prioritas karena upaya pengentasan kemiskinan bisa dilakukan dengan program pemberdayaan yang lebih produktif. "Program ini sempat muncul, tapi akhirnya kami sepakat untuk mencoretnya," kata Endah, Jumat (22/11/2019).
Menurut dia, untuk jadup lansia alokasi anggaran yang disediakan mencapai Rp13 miliar. Namun dengan adanya pencoretan program maka pagu anggaran dialokasikan ke sektor lain.
Endah menuturkan, dalam penyusunan RAPBD ada plafon urusan wajib yang harus terpenuhi. Sebagai contoh, untuk urusan pendidikan, Pemkab harus mengalokasikan anggaran 20%, kesehatan 10% dan infrastruktur daerah sebesar 25%. "Untuk jadup lansia yang dicoret, anggaran banyak dipindah untuk menutupi kegiatan infrastruktur sebesar 25 persen," katanya.
Menurut dia, beberapa program tersebut di antaranya untuk rehabilitasi gedung sekolah. Selain itu, alokasi juga digunakan untuk sosialisasi kebangsaan, penganggulangan bunuh diri dan program paskibra di setiap kecamatan.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, mengatakan setelah melalui proses pembahasan yang panjang akhirnya syarat minimal anggaran 25% untuk infrastruktur telah terpenuhi. Pemenuhan ini tidak lepas adanya efisiensi program yang direncanakan Pemkab. "Awalnya belum terpenuhi, tapi setelah dilakukan pencermatan anggaran infrastruktur bisa sesuai aturan dari Pemerintah Pusat," katanya.
Menurut Demas, beberapa program infrastruktur yang dijalankan adalah percepatan akses menuju objek wisata. "Salah satunya melanjutkan pembangunan jalan Kepek-Ngobaran. Jalur baru ini direncanakan selesai tahun depan," katanya.
Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta, mengatakan program pemberian makan untuk lansia dilakukan salah satunya untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Gunungkidul. Namun saat program dicoret ia mengaku tidak mempermasalahkan karena program yang lain masih berlanjut. "Program kemiskinan tetap jalan seperti pemberian akses kesehatan hingga adanya program pemberdayaan masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Kimi Antonelli menjadi pembalap tercepat pada Jumat GP Sao Paulo 2026. Ia unggul 0,253 detik atas Lando Norris di FP2.
Instagram Edits hadir di Mac dengan fitur edit video 4K tanpa watermark. Simak fitur, syarat perangkat, dan cara mengunduhnya.
Persija vs Persebaya berlangsung Sabtu 7 November pukul 19.00 WIB. Cek jadwal, klasemen, dan siaran langsung Indosiar serta Vidio.
Prakiraan cuaca Jogja Sabtu 7 November 2026. Cek kondisi udara, suhu, kelembapan, dan potensi hujan di setiap kabupaten/kota.
Cek jadwal KSPN Malioboro-Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 7 November 2026. Tarif mulai Rp12.000.