Anggaran untuk Lembaga Adhoc Pilkada Rp16 Miliar

Ilustrasi Pilkada
22 November 2019 22:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul mendapat alokasi anggaran Rp27,7 miliar untuk menyelenggarakan Pilkada 2020. dari jumlah itu, sekitar 60% digunakan untuk membiayai lembaga adhoc seperti PPK, PPS dan KPPS. "Untuk membiayai badan adhock sekitar Rp16 miliar," kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani kepada wartawan, Jumat (22/11).

Ia menilai anggaran untuk badan adhock sangat besar mengingat jumlah desa di Gunungkidul juga sangat banyak. Tak hanya itu, beberapa persen anggaran menyasar pada kegiatan lainnya seperti kegiatan sosialisasi yang dianggarkan sebesar 6,83% atau sekitar Rp1,9 miliar. "Sisa anggaran lainnya digunakan untuk tahapan pilkada mulai pemutkahiran data, fasilitas kampanye dan masih banyak lainnya," ujarnya.

Saat ini KPU Gunungkidul bersama sejumlah instansi terkait gencar menyosialisasikan pilkada kepada pemilih pemula di tingkat kecamatan. Selain itu KPU juga aktif dalam menyosialisasikan pilkada lewat Taman Edukasi Pemilu. "Kalau program Taman Edukasi Pemilu rutin diadakan meskipun bukan dalam tahapan pemilu. Memasuki tahapan pemilu lebih kami gencarkan," ujarnya.