Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Foto ilustrasi pelamar CPNS. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN-- Pendaftaran CPNS Kota Jogja diperpanjang sampai Kamis (28/11/2019) pukul 19.00 WIB. Jadwal ini lebih panjang dari sebelumnya, yakni sampai Selasa (26/11/2019) pukul 23.59 WIB.
Kepala BKPP Kota Jogja, Kris Sardjono Sutedjo, mengatakan perpanjangan ini untuk memberi kesempatan bagi warga yang belum mendaftar atau belum menyelesailan persyaratan pendaftaran.
Ia berpesan para peserta sebelum submit lamaran agar lebih cermat memperhatikan petunjuk, keterangan dan instruksi yang muncul di halaman pendaftaran. "Kelalaian pelamar dalam membaca petunjuk menjadi tanggung jawab pelamar," katanya, Senin (25/11/20190.
Sampai Senin (25/11/2019) siang, pendaftar CPNS sudah mencapai 3.841 pendaftar dan 2.345 yang sudah upload dokumen. Adapun pendaftar yang tidak lolos, kata dia, belum bisa disebutkan sebab masih dalam proses. Adapun penyebab tidak lolos kata dia dokumen yang diupload tidak lengkap.
Sampai saat ini, terdapat dua posisi yang masih kosong, yakni Satpol PP dan Arsiparis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.