Jatuh ke Sumur Saat Jadi Imam Salat, Mahasiswa UIN Jogja Tewas

Miyem menunjukkan lokaso meninggalnya mahasiswa UIN saat menjadi imam salat di Pesantren Ilmu Giri, Nogosari, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Minggu (1/12/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
01 Desember 2019 21:17 WIB Kiki Luqman Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (UIN Jogja), M. Sirojul Milal, meninggal dunia karena tercemplung ke dalam sumur saat menjadi imam Salat Isya di Musala Pondok Pesantren Ilmu Giri, Dusun Nogosari, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Sabtu (30/11/2019).

Milal, mahasiswa asal Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat jatuh ke dalam sumur tua berdiameter sekitar dua meter karena bambu yang menjadi lantai musala patah dan ambles saat salat berjemaah masuk rakaat ketiga. Sumur tersebut berada di bawah musala dan hanya ditutup papan kayu.

“Bambunya sudah rapuh. Mereka juga tidak tahu kalau di bawah musala ada sumur,” kata werga sekitar pondok pesantren, Miyem, kepada Harian Jogja, Minggu (1/12/2019).

Saat Milal terjatuh ke dalam sumur, Miyem sedang berada di rumah yang tak jauh dari pesantren. Tiba-tiba seorang mahasiswa mendatangi rumahnya untuk meminjam tali tambang.

“Evakuasi sekitar setengah jam menggunakan tali tambang, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” ucap Miyem.

Miyem mengatakan dahulu saat pembangunan musola, warga pernah memberikan saran agar pemilik pondok pesantren menutup sumur terlebih dahulu,. Konstruksi musala dibuat menggunakan bambu beratap ijuk. Fondasinya berupa cor beton.

Warga yang membantu proses evakuasi, Wardoyo, mengatakan Milal ditemukan di dasar sumur. “Kedalaman sumur sekitar tujuh meter. Lalu kedalaman air tiga meter,” ucap dia.

Seusai evakuasi, Wardoto juga dilarikan ke rumah sakit lantaran sesak napas.

Sementara, jenazah Milal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati dan dijemput  keluarga pukul 02.00 WIB dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Imogiri Iptu Suyanto mengatakan kejadian tersebut murni kecelakaan.