Advertisement
Public Warning OT, Ini daftar Obat Tradisional yang Dinyatakan Berbahaya

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Anda mungkin pernah membaca atau mendengar di media massa istilah Public Warning, apakah itu?.
Merujuk definisi arti kata perkata Public di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah: orang banyak (umum); arti kata Warning di KBBI adalah peringatan, pemberitahuan, pemakluman.
Advertisement
Jadi terjemahan bebas dari Public Warning adalah Peringatan untuk publik, biasanya mengenai hal hal yang berbahaya.
Public Warning OT adalah informasi tentang produk Obat Tradisional (OT) yang tidak layak dikonsumsi dalam rangka melindungi masyarakat dari produk yang tidak aman, tidak bermanfaat dan tidak bermutu.
Produk obat tradisional yang tercantum dalam pubic warning utamanya karena pada produk tersebut terkandung bahan kimia obat (BKO) atau produk tanpa izin edar (TIE).
Berikut salah satu daftar public warning OT yang dikeluarkan Badan POM nomor B-HM.01.01.1.44.11.18.5411 tanggal 14 November 2018 tentang OT mengandung BKO :
Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat.( Lampiran I)
Jika ingin mengetahui Public Warning OT ada aplikasi di HP Android. Download gratis Aplikasi di Google Play atau App Store namanya Public Warning Obat Tradisional (PW OT) merupakan aplikasi berbasis ponsel pintar (smartphone) yang dikembangkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (Badan POM RI).
Aplikasi ini menampilkan data produk obat tradisional dan suplemen kesehatan yang telah ditarik dari peredaran karena mengandung bahan kimia obat.
"Masyarakat dihimbau agar lebih waspada serta tidak mengkonsumsi produk –produk yang tercantum dalam public warning. Ingat selalu CEK KLIK [Kemasan, Label, Ijin Edar, Kedaluwarsa]," kata Kestri Harjanti dari BBPOM Yogyakarta, melalui rilis, Senin (2/12/2019).
Pastikan kondisi kemasan baik, baca informasi yang tertera pada produknya, mempunyai ijin edar dari Badan POM serta tidak melebihi masa kedaluwarsanya. Jadilah konsumen cerdas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
Advertisement
Advertisement