Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus berupaya menyosialisasikan soal stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Berdasarkan data Pemkot, sepanjang 2004-2019, prevalensi HIV di Kota Jogja saat ini sekitar 1.300 orang, di mana 200 orang di antaranya telah menjadi pasien AIDS dan sebagiannya telah meninggal dunia.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jogja, Yudiria Amelia, menjelaskan sebagai upaya pencegahan, dinasnya telah menyurvei pengetahuan tentang HIV AIDS yang ditujukan pada masyarakat berusia 15-24 tahun.
"Setelah survei, kami lalu menyosialisasikan soal kesehatan reproduksi dan HIV AIDS. Ini penting untuk remaja, diharapkan mereka bisa menjadi pear conselor, atau konselor di antara sesama," katanya dalam kegiatan peringatan Hari HIV AIDS di kompleks Balai Kota Jogja, Minggu (8/12/2019).
Bagi ODHA, dia berpesan untuk terus minum obat secara teratur, sebab kemungkinan sembuh ODHA tipis, namun jika rajin minum obat kemungkinan bertahan hidupnya akan lebih lama. Dengan begitu kekebalan dan staminanya akan stabil dan dapat hidup seperti biasa.
Amelia menegaskan dalam peringatan Hari HIV AIDS kali ini, Pemkot menggandeng Community Development (CD) Bethesda Yakum dan sejumlah Komunitas peduli HIV AIDS untuk mengupayakan pengurangan stigma negatif publik terhadap ODHA.
Project Manager Program HIV CD Bethesda Yakum, Sadinah, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan Three Zero 2030, yakni zero infeksi HIV; zero kematian karena AIDS dan zero stigma pada ODHA. "Beberapa upaya di antaranya kami mengintervensi masyarakat untuk sosialisasi pada remaja, komunitas, dan sebagainya. Ada pelatihan warga peduli AIDS yang mereka akan berperan pada penanggulangan dan pencegahan di wilayah masing-masing," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.