Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun meresmikan SPBU UII di Jalan Kaliurang Km. 13,5 Nganggrung, Sukoharjo, Ngaglik, Kamis (12/12/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Tingginya mobilitas masyarakat saat ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM). Di Sleman, konsumsi BBM diperkirakan mencapai satu juta liter per hari.
Merespons kebutuhan tersebut, Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) meresmikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Nganggrung, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Kamis (12/12/2019). "Usaha ini dioreientasikan untuk pengembangan pendidikan yang ada di UII selain dari mahasiswa," kata Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Suwarsono Muhammad di sela-sela peresmian.
SPBU tersebut merupakan pengembangan dari usaha YBW UII guna melayani kebutuhan masyarakat. SPBU UII tercatat merupakan SPBU UII yang kedua karena pada 2007 lalu, YBW III juga membangun SPBU di Semarang, Jawa Tengah. "Pemasukan yayasan selain dari pendidikan kami harapkan juga dari usaha ini. Sehingga kualitas pendidikan di UII dapat terus ditingkatkan lagi," ucap dia.
Selain SPBU, lanjut Suwarsono, YBW UII juga akan mengembangkan usaha lain baik di bidang kesehatan, perhotelan, perbankan, dan radio. "Bidang-bidang usaha tersebut diorientasikan untuk mendukung kegiatan yayasan di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat," katanya.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang meresmikan SPBU UII menilai keberadaan SPBU ini dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sehingga mobilitas semakin mudah. "Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat harapannya dapat meningkatkan ekonomi kreatif di Sleman," ujar dia.
Dia berharap beroperasinya SPBU UII dapat memberikan kesempatan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Hal itu dinilai penting agar ekonomi disekitar SPBU juga mendapatkan dampak positif. “Kalau bisa SPBU ini mengakomodasi masyarakat sebagai karyawan. Minimal 80% karyawan diisi oleh warga sekitar," harapnya.
Sales Area Manager PT Pertamina Wilayah DIY Pande Made Andi S mengatakan berdasarkan data dari 113 total SPBU di Jogja 40% di antaranya berada di wilayah Sleman. Konsumsi bahan bakar di Sleman bahkan mencapai satu juta liter per hari.
Dibukanya SPBU UII, katanya, bisa membantu Pertamina untuk menyalurkan bahan bakar bagi masyarakat khususnya di wilayah Kaliurang. "Masyarakat di sekitar Kaliurang kini dapat mendapatkan bahan bakar minyak lebih mudah mengingat keberadaan SPBU UII ini merupakan SPBU terakhir di Jalan Kaliurang,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.