Advertisement
Malioboro Bakal Diramaikan Sejumlah Menteri Jokowi
Rektor UGM Panut Mulyono (tengah) bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni, Paripurna P. Sugarda (kiri) dan Ketua Panitia Nitilaku, Hendrie Adji Kusworo (kanan), memaparkan kegiatan Nitilaku 2019 di Gedung Pusat, UGM, Sleman, Jumat (13/12/2019).-Harian Jogja - Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) bakal kembali menggelar acara pawai budaya Nitilaku, sebagai peringatan hijrahnya kampus UGM dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ke kampus saat ini di daerah Bulaksumur, Sleman. Sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju (KIM) bakal hadir di acara ini.
Nitilaku sekaligus mengingatkan hubungan antara Kraton Jogja, kampus, kampung dan korporasi. Kegiatan yang juga terkait dengan dies natalis UGM ke-70 itu akan dilaksanakan Minggu (15/12/2019) besok pukul 05.30 WIB. "Selain itu juga menandai hari ulang tahun Keluarga Alumni UGM [Kagama]," kata Panut dalam jumpa pers di UGM, Jumat (13/12/2019).
Advertisement
Acara Nitilaku tahun ini mengusung tema Menggugah Warisan Bersama Kebangsaan dan Berbudaya. Menurutnya, pendirian UGM mulanya dilakukan dengan mempersatukan beberapa perguruan tinggi swasta yang aktivitas perkuliahannya dilakukan di pagelaran Kraton Jogja.
Artinya kata dia, ada peran Kraton Jogja dalam berdirinya UGM. "Besok dress code-nya wayang, pakaian-pakaian adat dari seluruh Indonesia dan pakaian pejuang 45," kata dia.
Ketua Nitilaku 2019, Hendrie Adji Kusworo, menjelaskan kegiatan Nitilaku terdiri dari pawai alegoris yang menceritakan pewayangan, kisah pejuang dan pakaian adat Nusantara.
"Peserta pawai yang akan ikut yaitu Pratikno [Mensesneg], Mahfud MD [Menkopulhukam], Basuki Hadimuljono [Menteri PUPR], Retno Marsudi [Menlu], Airlangga Hartarto [Menperin], Budi Karya Sumadi [Menhub]," katanya.
Akan ada pula panggung hiburan rakyat yang diisi oleh berbagai komunitas Kagama, show UKM, Dharmasiswa UGM dan Komunitas Perempuan Berkebaya Yogyakarta. Acara itu akan digelar di halaman depan boulevard UGM sampai Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM.
Ia menambahkan dua rangkaian acara Nitilaku lainnya antarai lain panggung kesenian dengan menampilkan artis campursari Didi Kempot. "Yang terakhir ada festival makanan sebagai akhir pawai ini. Aneka masakan Nusantara akan disuguhkan," kata Hendrie Adji Kusworo.
Adapun rute Nitilaku dimulai dari pagelaran Kraton Jogja, Jalan Malioboro ke arah jalan Mangkubumi, kemudian belok ke timur ke Stadion Kridosono. Lalu berjalan ke utara melalui Kota Baru, Jalan Cik Ditiro, masuk ke kampus UGM, boulevard dan berakhir di Balairung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
- Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Advertisement








