SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Gedung PSC 119 Bantul, Senin (27/11/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Selain memastikan harga dan stok kebutuhan pokok di Bantul aman, Pemkab Bantul juga melakukan sejumlah persiapan menjelang masa libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020. Di antaranya adalah terkait dengan pelayanan kesehatan.
Asisten Bidang Pemerintahan Setda Bantul, Sri Ediastuti, mengatakan selain memastikan harga kebutuhan pokok aman dan terjangkau selama Nataru, Pemkab Bantul juga sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya adalah mempersiapkan tenaga kesehatan untuk menghadapi persoalan kesehatan selama Nataru.
Pihaknya memastikan 16 rumah sakit rawat inap, 16 puskesmas rawat inap dan 11 puskesmas rawat jalan dan PSC siaga 24 jam selama Nataru. “Kami siapkan tim reaksi cepat di semua puskesmas, mendirikan posko kesehatan di beberapa titik. Kami juga akan inspeksi keamanan pangan, dan kesiapsiagaan kesehatan anak dan ibu,” kata Sri Ediastuti, Selasa (17/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.