Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Gedung PSC 119 Bantul, Senin (27/11/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Selain memastikan harga dan stok kebutuhan pokok di Bantul aman, Pemkab Bantul juga melakukan sejumlah persiapan menjelang masa libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020. Di antaranya adalah terkait dengan pelayanan kesehatan.
Asisten Bidang Pemerintahan Setda Bantul, Sri Ediastuti, mengatakan selain memastikan harga kebutuhan pokok aman dan terjangkau selama Nataru, Pemkab Bantul juga sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya adalah mempersiapkan tenaga kesehatan untuk menghadapi persoalan kesehatan selama Nataru.
Pihaknya memastikan 16 rumah sakit rawat inap, 16 puskesmas rawat inap dan 11 puskesmas rawat jalan dan PSC siaga 24 jam selama Nataru. “Kami siapkan tim reaksi cepat di semua puskesmas, mendirikan posko kesehatan di beberapa titik. Kami juga akan inspeksi keamanan pangan, dan kesiapsiagaan kesehatan anak dan ibu,” kata Sri Ediastuti, Selasa (17/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Kejagung dan Polri mengusut sejumlah kasus besar, mulai dari korupsi hingga kriminal.
Sebanyak 12 dari 16 KKMP di Kota Jogja telah beroperasi meski belum memiliki gerai permanen. Keterbatasan lahan dan modal masih menjadi kendala.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jam keberangkatannya.
BGN menguji coba MBG prasmanan di 62 SPPG. Program ini ditargetkan diterapkan di 1.000–5.000 dapur hingga akhir 2026.