Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Tiga petugas kepolisian mengecek tempat penemuan kerangka manusia di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Senin (23/12/2019). /Suara- Baktora
Harianjogja.com, BANTUL--Kasus penemuan kerangka manusia di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul menemukan fakta baru.
Edi Susanto, yakni anak dari pemilik rumah membuat surat wasiat sebelum meninggal yang memberikan kode untuk menyusul sang istri dan neneknya.
Hal itu diungkapkan ketua RT 7, Dusun Karangjati, Suparno saat ditemui wartawan.
"Ya itu mungkin terungkapnya karena ada itu (surat wasiat), jadi ada pesan di dalamnya (surat). Polisi menemukan dan dikembangkan. Sehingga mengarah pada dugaan kasus ini," kata Suparno, Senin (23/12/2019).
Suparno menuturkan jika keluarga Ayu Selisa sempat menanyakan keberadaan sang anak perempuannya itu ke keluarga Edi Susanto. Namun Suparno mengaku tak mendapat informasi jelas jawaban dari keluarga Edi.
"Sebelumnya keluarga perempuan ini menanyakan keberadaan mbak Seli. Jadi ketika 40 hari meninggalnya mas Edi (karena gantung diri) keluarga ini datang untuk berbela sungkawa sembari menanyakan keberadaan anak perempuannya (Seli). Hanya saja tidak tahu jawabannya seperti apa," terang dia.
Suparno membeberkan bahwa isi surat wasiat yang ditulis Edi, salah satunya menyinggung soal keinginan Edi menyusul Seli dan Mbah tua dia.
"Intinya dari surat (wasiat) itu dia menulis pak, mak, saya ingin nyusul neneknya dan istri saya. Nah dari kata menyusul istri saya ini muncullah kecurigaan. Itu juga yang menjadi petunjuk terhadap kasus itu," terang dia.
Namun begitu pihaknya tak bisa berkomentar lebih banyak. Kewenangan penyelidikan hanya dilakukan pihak kepolisian.
"Jadi informasi dari awalnya yang tidak tahu jadi sedikit terungkap. Namun saya tidak bisa menduga-duga. Yang jelas itu ranahnya polisi untuk mengungkap kasus ini," kata dia.
Sebelumya diberitakan, sejumlah warga di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul dibuat geger dengan penemuan kerangka manusia di dalam resapan septik tank sedalam tiga meter.
Kepolisian yang sejak Minggu (22/12/2019) sore terus mendalami terkait kasus tersebut. Pihaknya juga belum bisa memastikan jenis kelamin dari kerangka yang ditemukan.
Di tempat kejadian perkara (TKP) lokasi septik tank telah ditutup garis polisi. Septik tank sendiri berada di belakang rumah milik Waluyo dan terletak di belakang tanaman bambu rumah setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Turnamen Biliar Joglosemar 2026 mempertemukan insan pers Jogja, Solo, dan Semarang sebagai persiapan menuju Porwanas 2027.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
PSS Sleman menurunkan Pedro Caracoci sebagai starter melawan Dewa United. Fachruddin dan Kevin Gomes juga masuk starting XI Super Elja.
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.
Simak ramalan 12 zodiak hari ini hingga 27 September 2026, dari Aries, Taurus, Gemini, hingga Pisces.