TPR Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Full Cashless
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Bupati Gunungkidul, Badingah saat menyapa para wisatawan di Pos retribusi pantai selatan, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Minggu (17/6/2018). /Harian Jogja- Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul membuat terobosan baru dalam penarikan retribusi tiket masuk objek wisata. Di awal 2020 Pemkab menggelar uji coba penerapan e-ticketing di pintu masuk Pantai Baron hingga Poktunggal.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengatakan jajarannya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan di sektor kepariwisataan. Bukti keseriusan ini dapat dilihat dengan adanya kerja sama Pemkab dan BRI Syariah untuk penerapan tiket secara online atau e-ticketing. “Nota kerja sama sudah kami tandatangani hari ini [Senin, 23/12/2019] mudah-mudahan kerja sama dapat berjalan dengan lancar,” kata Badingah kepada wartawan, Senin.
Menurut dia penerapan e-ticketing memiliki banyak manfaat. Selain untuk mengurangi antrean di sekitar tempat pemungutan retribusi (TPR), penerapan teknologi ini sebagai upaya transparansi dan mengurangi potensi kebocoran retribusi sehingga pendapatan dapat dimaksimalkan.
“Sebenarnya sudah saya tunggu sejak lama, tapi baru direalisasikan awal 2020. Yang terpenting bisa segera terlaksana karena banyak pihak seperti Inspektorat Daerah, BPK, dan anggota DPRD mengimbau agar e-ticketing bisa segera diterapkan,” kata Badingah.
Dia berharap penerapan e-ticketing bisa berjalan dengan lancar sehingga dapat diterapkan di seluruh objek wisata di Gunungkidul. “Tidak hanya di seluruh objek saja, tapi jaringan bank juga kami perluas sehingga calon pengunjung bisa semakin mudah mendapatkan pelayanan,” kata Badingah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan jajarannya mulai mempersiapkan berbagai perangkat untuk penerapan e-ticketing. Untuk langkah awal tiket elektronik ini diterapkan di pos masuk dari Pantai Baron hingga Poktunggal. “Awal 2020 kami uji coba. Berhubung masih baru, maka penerapan belum menyasar ke seluruh destinasi,” kata Kelik.
Dia menjelaskan teknis penjualan e-ticketing dengan model online shop melalui laman resmi milik Pemkab. Pada saat bertransaksi pengunjung mendapatkan barcode yang digunakan untuk tanda masuk ke kawasan wisata. “Nantinya para pemegang e-ticketing juga disediakan jalur tersendiri,” katanya.
Meski mulai menerapkan tiket elektronik, Kelik memastikan pembelian secara konvensional tetap dilayani. “Kami terus mencoba meningkatkan kualitas pelayanan. Mudah-mudahan dengan e-ticketing bisa lebih mempermudah para wisatawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.