Libur MBG Picu Harga Telur dan Ayam di Gunungkidul Turun
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul, Supriyani Astuti, menerima berkas pendaftaran calon kepala daerah dari Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, Minggu (22/12)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPC Partai Demokrat Gunungkidul tidak menetapkan target yang muluk-muluk dalam Pilkada 2020. Di dalam kontestasi, partai ini hanya mengincar kursi wakil bupati.
Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul, Supriyani Astuti, mengatakan target kursi wakil bupati merupakan hal yang realistis. Menurut dia, hal ini tidak lepas dari raihan tiga kursi di DPRD Gunungkidul. “Kami mawas diri dan yang kami incar adalah kursi wakil bupati,” katanya di sela-sela acara Penjaringan Calon Kepala Daerah di Kantor DPC Partai Demokrat Gunungkidul, Minggu (22/12/2019).
Dia menjelaskan untuk bisa mengusung calon sendiri dalam pilkada minimal partai harus memiliki sembilan kursi di DPRD Gunungkidul. Jumlah ini jelas tidak bisa dipenuhi Partai Demokrat sehingga mau tak mau harus berkoalisi dengan partai yang lain. “Meski membuka penjaringan, posisi kami akan menyodorkan calon wakil sehingga tetap memiliki nilai tawar dalam pilkada,” katanya.
Disinggung mengenai hasil penjaringan bakal calon kepala daerah, perempuan yang akrab disapa Yani ini mengaku sudah ada beberapa nama. Untuk calon dari internal, selain dirinya ada beberapa nama seperti Muhammad Fuad Burhan, Eko Rustanto dan Suyanto. Dari luar partai ada nama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid. “Pendaftaran masih kami buka dan penjaringan terbuka untuk umum,” katanya.
Yani menambahkan hingga saat ini Partai Demokrat terus membuka komunikasi politik dengan partai lain. Meski demikian, pembicaraan masih sebatas penjajakan dan belum mengarah ke koalisi untuk mengusung calon secara bersama-sama. “Masih penjajakan, tapi pada saatnya akan kami umumkan,” katanya.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan dirinya berkomitmen maju sebagai bakal calon kepala daerah, baik sebagai bupati maupun wakil bupati. Selain mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat, hingga saat ini Bahron mengaku telah ikut penjaringan dari Partai Nasdem. “Intinya siap mau dicalonkan sebagai bupati maupun wakil bupati,” katanya.
Partai Demokrat bukan satu-satunya partai yang menggelar penjaringan. PDI Perjuangan dan Nasdem sebelumnya sudah menjaring bakal calon kepala daerah dan hingga sekarang masih menunggu proses rekomendasi dari Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 12 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Metamorfosa 20 menghadirkan 150 penari lintas usia dan genre di Sleman City Hall sebagai ruang regenerasi penari dan pengembangan bakat.
Pemeliharaan Jalan Banjarharjo-Ngemplak Sleman berlangsung 10 Juli-19 Oktober 2026. Simak jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas yang disiapkan.
Cara cek kadar emas dengan mudah, mulai dari melihat kode hingga memakai alat XRF. Simak tips memastikan keaslian emas dan tingkat kemurniannya.