Advertisement

Polresta Jogja Apresiasi Mahasiswi Gagalkan Jambret

Ariq Fajar Hidayat
Rabu, 11 Februari 2026 - 13:27 WIB
Maya Herawati
Polresta Jogja Apresiasi Mahasiswi Gagalkan Jambret Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia seusai memberikan penghargaan kepada mahasiswi korban jambret, Eviana, serta warga yang membantu mengamankan pelaku di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026). Eviana tampak menunjukkan piagam apresiasi seusai penyerahan penghargaan. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Aksi berani mahasiswi korban jambret di Umbulharjo yang menggagalkan pelaku dengan menabrakkan sepeda motornya berujung apresiasi dari Polresta Jogja. Penghargaan diberikan sebagai bentuk dukungan atas keberanian korban dan warga yang membantu mengamankan pelaku kejahatan jalanan di Kota Jogja.

Kapolresta Jogja, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menyerahkan penghargaan kepada Eviana, mahasiswi korban jambret, seusai insiden yang terjadi Senin (9/2/2026). Selain Eviana, penghargaan juga diberikan kepada Yunda yang saat itu dibonceng korban, serta dua warga setempat, Handoko dan Fandy Yulianto, yang turut membantu mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada polisi.

Advertisement

Peristiwa penjambretan tersebut bermula ketika Eviana dipepet pelaku di Jalan Menteri Supeno, kemudian ponsel miliknya dirampas. Tidak tinggal diam, korban bersama rekannya melakukan pengejaran hingga kawasan Pakel, Umbulharjo.

“Pelaku mengambil handphone korban lalu kabur. Korban bersama temannya mengejar sampai akhirnya pelaku terjatuh dan dibantu warga sekitar untuk diamankan,” ujar Eva usai memberikan penghargaan di Polresta Jogja, Rabu (11/2/2026).

Menurut Eva, respons cepat korban dan warga sangat membantu kepolisian dalam mencegah tindak kejahatan jalanan. Penghargaan yang diberikan berupa piagam dan tali asih sebagai bentuk apresiasi.

“Kami merasa sangat terbantu. Inisiatif dan keberanian mereka luar biasa, apalagi korban dan temannya ini perempuan. Ini menunjukkan masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan menggagalkan jambret ini menunjukkan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang selama ini dilakukan mulai berdampak. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci menjaga keamanan di Kota Jogja.

Sementara itu, Eviana mengaku tindakannya murni spontan karena ponsel yang dirampas berisi data penting untuk kuliah.

“Itu refleks saja. Soalnya handphone itu barang penting, ada file kuliah juga,” kata Eviana.

Ia berharap insiden jambret tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada, sekaligus tidak takut membela diri ketika menjadi korban kejahatan.

Fandy Yulianto, salah satu warga yang membantu, menuturkan pelaku terjatuh tepat di hadapannya setelah sepeda motor yang dikendarai ditabrak korban. Pengejaran berlangsung sekitar 300 meter. Awalnya pelaku sempat mengelak, namun akhirnya mengakui perbuatannya ketika warga mulai berdatangan.

“Yang pertama nggak ngaku. Kita desak sebentar, warga berdatangan, baru dia ngaku,” jelas Fandy.

Menurut Fandy, pelaku tidak sempat melakukan perlawanan dan hanya berusaha melarikan diri karena kelelahan. Ia mengaku berupaya menenangkan warga agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.

“Saya tahan, saya amankan. Teman-teman warga saya minta jangan sampai ada pemukulan massa biar tidak kejadian seperti kasus lain yang malah berujung jadi tersangka,” ucapnya.

Penghargaan Polresta Jogja kepada korban jambret dan warga tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi aparat dan masyarakat dalam menekan angka kejahatan jalanan di Kota Jogja.

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi Bahas Pangan dan Industri

Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi Bahas Pangan dan Industri

News
| Rabu, 11 Februari 2026, 14:17 WIB

Advertisement

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Wisata
| Senin, 09 Februari 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement