Advertisement

Relokasi Masjid Terdampak Tol Jogja-Solo di Mlati Sleman Dimulai

Catur Dwi Janati
Rabu, 11 Februari 2026 - 16:27 WIB
Catur Dwi Janati
Relokasi Masjid Terdampak Tol Jogja-Solo di Mlati Sleman Dimulai Potret alat berat yang melakukan aktivitas perataan tanah di lokasi tempat berdirinya Masjid At-Taubah lama di Tlogoadi pada Rabu (11/2/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati 

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman mulai berdampak pada fasilitas ibadah di Kapanewon Mlati. Dua masjid yang terdampak proyek strategis nasional tersebut kini resmi direlokasi, dengan skema penyediaan masjid sementara sembari menunggu pembangunan masjid permanen baru rampung.

Proses relokasi dilaksanakan sejak pekan lalu oleh kontraktor pelaksana. Dua masjid yang dipindahkan yakni Masjid At-Taubah di Tlogoadi serta satu masjid di wilayah Simping, Tirtoadi. Seluruh tahapan dilakukan setelah tempat ibadah sementara siap digunakan jemaah.

Advertisement

Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Solo–Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, menjelaskan relokasi telah berjalan sesuai rencana.

"Alhamdulillah kami sudah bisa merelokasi dua masjid sekaligus yang ada di Tlogoadi itu At-Taubah, sama yang ada di Tirtoadi itu di Simping itu sudah kami relokasi juga minggu ini," terang Agung saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).

Masjid At-Taubah yang sebelumnya sempat dikelilingi material tanah timbunan kini telah selesai dibongkar. Pembongkaran dilakukan setelah kontraktor memastikan masjid sementara dapat difungsikan untuk kegiatan ibadah.

Sebelum pembongkaran dilakukan, kontraktor terlebih dahulu menyiapkan lokasi ibadah sementara sekaligus membangun masjid permanen baru dalam satu kawasan yang sama. Letak masjid sementara berdampingan dengan bangunan masjid permanen yang kini masih dalam tahap pembangunan.

"Sudah [jadi], masjid sementara itu berdampingan dengan masjid calon permanen yang sekarang sedang proses pembangunan,"

"Ya berjarak berapa meter, tapi satu kompleks,"

Menurut Agung, posisi masjid baru maupun masjid sementara tidak jauh dari lokasi lama. Untuk Masjid At-Taubah, jarak lokasi baru sekitar 500 meter dari titik sebelumnya.

Terkait progres pembangunan Masjid At-Taubah yang baru, sejumlah fasilitas penunjang telah rampung lebih dahulu. Fasilitas tersebut meliputi kamar mandi dan tempat wudu yang disiapkan guna mendukung aktivitas ibadah di masjid sementara.

"Sudah on progress [pembangunan masjid baru]. Yang jelas tempat wudu dan kamar mandi itu untuk menunjang masjid sementara itu," tandasnya.

Relokasi dengan pola serupa juga diterapkan di wilayah Simping, Tirtoadi. Masjid dipindahkan ke lokasi yang masih berada dalam satu padukuhan yang sama dan tidak jauh dari titik awal. Kontraktor membangun masjid sementara serta masjid permanen baru dalam satu kompleks agar akses jemaah tetap mudah.

Selama proses pembangunan berlangsung, jemaah telah mulai melaksanakan salat dan kegiatan ibadah lainnya di masjid sementara yang telah disiapkan.

"Sudah siap [masjid sementara]. Langsung sekarang ibadahnya sudah [di sana], salatnya sudah pindah ke masjid sementara," tandasnya.

Sementara itu, lahan bekas berdirinya masjid lama kini dimanfaatkan untuk melanjutkan konstruksi Tol Jogja-Solo. Berdasarkan pantauan Reporter Harian Jogja di lapangan, area eks Masjid At-Taubah mulai diratakan dan bangunan yang sebelumnya menjulang di tengah proyek tol sudah tidak terlihat.

Sejumlah alat berat tampak beroperasi di sekitar lokasi. Eskavator secara bertahap melakukan perataan tanah sebagai bagian dari proses konstruksi.

Agung menjelaskan aktivitas tersebut merupakan tahapan penimbunan untuk menyamakan elevasi tanah di bekas lokasi masjid lama dengan area sekitarnya. Material timbunan tersebut nantinya akan digunakan dalam pembangunan main road Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman.

"Sekarang sudah mulai proses penimbunan untuk kami cari elevasi timbunannya. Kami samakan dengan yang sebelah-sebelahnya," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Nasib 13 Penumpang Smart Air Seusai Insiden Karowai Belum Jelas

Nasib 13 Penumpang Smart Air Seusai Insiden Karowai Belum Jelas

News
| Rabu, 11 Februari 2026, 17:37 WIB

Advertisement

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Wisata
| Senin, 09 Februari 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement