Dispar Bantul: Jumlah Pengunjung Mangunan Drop, Itu Artinya Sebaran Wisatawan Merata

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo. - Harian Jogja/uja
02 Januari 2020 19:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Jumlah kunjungan wisatawan ke Mangunan dan sekitarnya selama libur Natal dan Tahun Baru 2020 menurun dibandingkan momen liburan yang sama di tahun lalu. Bagi Pemkab Bantul hal ini justru baik untuk pemerataan pengembangan objek wisata di Bumi Projotamansari.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan penurunan kunjungan wisatawan ke Mangunan bukan berarti wisatawan ke Bantul turun. Ia menyatakan faktanya wisatawan masih tetap tinggi dan diperkirakan ada lebih dari lima juta wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Bantul, baik wisatawan yang dikelola Pemkab Bantul maupun wisata yang dikelola desa wisata.

Menurut dia, saat ini mulai banyak wisata dengan latar panorama alam terbuka yang bermunculan sejak dua tahun terakhir, terutama di wilayah Piyungan dan Pleret. “Pengelola objek wisata jangan hanya mengandalkan spot swafoto, karena cenderung membosankan bagi wisatawan yang sudah pernah berkunjung. Namun bagaimana bisa mendatangkan kembali wisatawan dengan suguhan hiburan yang berkesan salah satunya dari suguhan atraksi budaya,” ucap mantan Camat Sewon itu, Kamis (2/1/2020).

Berdasarkan data dari Koperasi Notowono yang merupakan wadah bagi pengelola wisata Mangunan dan sekitarnya, total pengunjung kawasan wisata di Mangunan selama liburan Natal dan Tahun Baru 2020 sebanyak 184.983. Jumlah itu menurun ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 216.076 orang. “Penurunan sampai 14 persen dan hampir terjadi di semua objek wisata di bawah naungan Koperasi Notowono,” kata Ketua Koperasi Notowono, Purwo Harsono, saat dihubungi Harianjogja.com, Kamis.