BMKG Informasikan Potensi Cuaca Ekstrem, Pemda DIY Siapkan Dana Bencana Rp10 Miliar

Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Desi Suryanto
03 Januari 2020 08:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi dengan menyiapkan logistik di seluruh BPBD kabupaten dan kota. Anggaran silpa dari Pemerintah Pusat sebesar Rp10 miliar juga disiapkan jika sewaktu-waktu ada bencana seiring cuaca ekstrem akhir-akhir ini.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait antisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi dengan manghadirkan BMKG.

Pemda DIY telah mendapatkan informasi dari BMKG bahwa dalam waktu saat ini terjadi cuaca ekstrem yang harus diantisipasi. Berbagai antisipasi pun dilakukan bersama dengan BPBD DIY serta kabupaten dan kota, supaya masyarakat siap jika terjadi sesuatu bencana tersebut.

"Kesiapan logistik sudah kami cek di kabupaten dan kota dan menyataikan siap. BPBD DIY juga logistik masih cukup baik dalam bentuk makanan maupun bentuk fisik seperti bronjong sudah disiapkan," katanya di Kepatihan, Kamis (2/1/2019).

Sehingga jika terjadi bencana, kata dia, sewaktu-waktu bisa langsung merespons dengan menangani secara cepat. Proses penanganan akan lebih dahulu menggunakan logistik di kabupaten dan kota, jika dirasa masih kurang maka dari BPBD DIY siap memberikan bantuan.

Pemetaan terhadap beberapa daerah yang mungkin terjadi banjir dan tanah longsor juga terus dilakukan dengan melihat data dari tahun sebelumnya. Misalnya di kawasan Imogiri sisi selatan berpotensi terjadi banjir, kemudian beberapa wilayah di Kulonprogo serta di Gunungkidul. "Kami juga menghitung misalnya hujannya volume sekian maka akan terjadi banjir seperti di Tanjungsari [Gunungkidul] yang terjadi setiap tahun," katanya.

Aji mengatakan selain kesiapan dari sisi logistik, Pemda DIY juga menyiapkan anggaran Rp10 miliar yang merupakan silpa dari bantuan untuk kebencanaan APBN tahum 2019. Dana ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk melakukan sejumlah perbaikan jika ada terdampak bencana bencana.

"Untuk DIY sendiri ada sekitar Rp10 miliar, itu sisa anggaran [APBN] yang kemudian diperbolehkan untuk digunakan, seperti untuk pembangunan sarana prasarana jika ada dampak bencana banjir," ucapnya.