Ratusan Pelayat Iringi Pemakaman Prof. Yunahar Ilyas di Karangkajen

Pemakaman Waketum MUI sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas disesaki para takziah, Jumat (3/1/2020). - Uli Febriarni /Kontributor
03 Januari 2020 15:37 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja,com, JOGJA- Ratusan pelayat mengiringi pemakaman Waketum MUI sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas di pemakaman Jalan Karangkajen Kota Jogja, Jumat (3/1/2020).

Salah satu tokoh Islam yang dikenal santun tersebut dimakamkan di komplek makam muslim Karangkajen seusai salat Jumat.

Para takziah membludak hingga luar gerbang pintu masuk areal pemakaman. Sementara ratusan pelayat lainnya memilih menunggu di halaman Masjid Karangkajen.

Ketika jenazah tiba, pelayat yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki berhamburan mendekati keranda jenazah. Demikian juga sejumlah karangan bunga mulai disusun di dekat liang lahat.

"Awas, para takziah, jangan berdekatan dengan liang lahat," kata seorang pemandu acara seremoni pemakaman Yunahar.

Sejumlah pelayat, kompak mengangkat telepon genggam mereka untuk mengabadikan momen saat keranda almarhum mendekati mereka.

Seorang pelayat, Yulistyo mengaku tidak heran melihat begitu banyaknya pelayat yang mengantar mendiang Yunahar Ilyas. Terlebih ia kerap melihat sejumlah tokoh besar nasional kala dimakamkan di sana.

"Dulu waktu prosesi pemakaman AR Fakhruddin juga begini ramai sekali," kata dia.

Yulistyo mengenal sosok Yunahar lewat media sosial dan televisi. Menurut dia, ceramah almarhum begitu sejuk dan memberi pencerahan bagi umat.

"Ceramahnya tak pernah menjelek-jelekkan orang lain atau pihak tertentu. Ia ulama yang santun sekali, saya pernah mendengar ia saat ceramah di Masjid Gede Kauman," ungkap warga Karangkajen ini.

Yulistyo pun berdoa, semoga amalan Yunahar diterima Allah SWT, kesalahannya diampuni dan mendapat tempat terbaik.

Sumber : Suara.com